Suara.com - Kabar tak sedap menghinggapi Indodax. Perusahaan crypto exchange itu diduga diretas atau kena hack.
CEO Indodax Oscar Darmawan telah angkat bicara mengenai kabar tersebut. Dia menyebutkan saat ini tim keamanannya sedang memeriksa seluruh sistem operasi.
"Saat ini, kami sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem beroperasi dengan baik. Selama proses pemeliharaan ini, platform web dan aplikasi Indodax sementara tidak dapat diakses," kata dilansir dari Antara, Rabu (11/9/2024).
Kendati demikian, pihaknya memastikan saldo kripto maupun rupiah pengguna tetap aman. Dia meminta untuk tidak khawatir.
Indodax tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk menemukan kerentanan keamanan di platfrom layanannya.
Praktisi keamanan siber Teguh Aprianto melalui akun X @secgron telah menyampaikan terjadi kerentanan keamanan siber pada platform layanan Indodax. Akibatnya terjadi transaksi ilegal yang menyebabkan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.
"Diduga kebobolan dengan total kerugian dari transaksi ilegal lebih dari 21,8 juta USD atau sekitar 335 miliar rupiah," kata Teguh.
Profil Indodax
Indodax merupakan perusahaan ini bergerak di bidang blockchain dan aset kripto yang didirikan pada 2014. Indodax menjadi perusahaan marketplace aset kripto pertama di Indonesia yang memperoleh dua sertifikasi internasional pada tahun 2019, yaitu ISO 9001:2015 dan 27001:2013.
Baca Juga: Indodax: Ini Dia Alasan Kenapa Altcoin Siap Bangkit Tahun Ini
Kemudian pada Juli 2021, memperoleh sertifikasi internasional lagi, yaitu ISO 27017:2015.
Indodax juga sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Perusahaan yang memperjualbelikan Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan lebih dari 160 aset kripto lain dari seluruh dunia itu mengekalim telah memiliki lebih dari 4,3 juta anggota yang terdaftar dan terverifikasi.
Perusahaan ini memiliki visi dan misi menyediakan akses dan layanan yang mudah, cepat, serta aman dalam investasi aset kripto.
Meskipun nilai aset kripto seperti Bitcoin dapat mencapai ratusan juta rupiah per koinnya, transaksi di Indodax dapat dilakukan mulai dari 10 ribu rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat
-
Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik
-
Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi