Suara.com - Bitera Data Center yang berafilisasi dengan MMS Group Indonesia (MMSGI), mengedepankan visi keberlanjutan dalam proses bisnis. Bitera akan menyediakan solusi digital yang ramah lingkungan dan efisien.
CEO Bitera, Tedy Harjanto mengatakan, perseroan berperan dalam menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan solusi teknologi.
"Kami ingin memperkuat sinergi antara teknologi dan kehidupan sehat, menunjukkan bahwa teknologi bisa menjadi pendukung utama untuk kehidupan yang lebih baik dan terhubung," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Misi menghubungkan ini disalurkan Bitera dengan berpartisipasi dalam ajang Jakarta Running Festival (JRF) 2024, yang berlangsung dari tanggal 10-13 Oktober 2024.
Misi "Connecting Possibilities" merupakan semangat utama yang diusung Bitera untuk menciptakan solusi yang mendukung kebutuhan gaya hidup modern, di mana segala sesuatu serba terhubung, baik dengan orang, informasi, maupun kemudahan melalui teknologi.
Hal ini sejalan dengan semangat JRF yang menghubungkan masyarakat dengan gaya hidup modern yang aktif dan peduli kesehatan. Bitera ingin menunjukkan bahwa teknologi dan inovasi digital dapat menjadi pilar utama dalam membangun konektivitas, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
"Di satu sisi, festival lari ini menghubungkan berbagai individu dari beragam latar belakang dalam semangat olahraga dan kebersamaan," jelas Tedy.
Dalam ajang Jakarta Running Festival (JRF) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Bitera tidak hanya berperan sebagai sponsor, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para peserta lomba lari dengan menghadirkan 'Body Composition Analyzer Scale', sebuah alat untuk menganalisis kondisi tubuh secara lebih mendalam.
Dengan menggunakan teknologi ini, peserta lari dapat memperoleh informasi akurat tentang komposisi tubuh, seperti persentase lemak, massa otot, dan kadar air tubuh.
Baca Juga: Keterbukaan Informasi dan Keberlanjutan: Kunci Sukses Tata Kelola Perusahaan di Indonesia
"Langkah ini sejalan dengan misi kami untuk memadukan teknologi dengan gaya hidup sehat, memberikan para peserta pemahaman lebih baik tentang kesehatan tubuh mereka, dan bagaimana teknologi dapat mendukung upaya mereka dalam mencapai kondisi fisik yang optimal," pungkas Tedy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990
-
Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram
-
Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900
-
Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan
-
SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026
-
Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026
-
BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan
-
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka