Suara.com - Sebagai perusahaan yang bergerak di industri pupuk dan petrokimia, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyadari pentingnya pemberdayaan karyawan lewat teknologi dan inovasi demi peningkatan produktivitas perusahaan.
Untuk itu Pupuk Kaltim kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan dan pemberdayaan karyawan melalui program pelatihan House Of Future. Program inovasi berbasis virtual reality (VR) digagas untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi operator pabrik.
Pertama kali diluncurkan pada HUT Pupuk Kaltim yang ke-46 pada 7 Desember 2023 silam, House of Future adalah program Virtual Reality-based operator training pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk pabrik amonia dan urea.
Program ini dihadirkan sebagai jawaban untuk tantangan industri 4.0. Teknologi dan inovasi memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam transformasi industri 4.0 di Pupuk Kaltim, dimana Smart Production merupakan salah satu aspek utama dalam mendorong kinerja optimal, mulai dari meningkatkan keandalan pabrik, produktivitas hingga efisiensi konsumsi energi dan bahan baku. Hasilnya, gagasan Smart Production ini mengantarkan Pupuk Kaltim meraih National Lighthouse 4.0 di industri petrokimia.
“Pupuk Kaltim yakin para operator pabrik memegang kunci keberhasilan operasional dan produktivitas perusahaan. Karena itu, kami selalu berusaha untuk menggali ragam inovasi teknologi untuk memberdayakan insan Pupuk Kaltim. Melalui simulator berbasis VR yang memiliki kemiripan hingga 90 persen dengan kondisi lapangan, Pupuk Kaltim ingin menciptakan operator masa depan yang kompeten dan percaya diri dengan kemampuannya. ” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo dalam keterangannya dikutip Minggu (3/11/2024).
House of Future memiliki level kompetensi bernama Operator Development Plan (ODP), mulai dari ODP Basic, Intermediate, Advance, hingga Advance+. Setelah menyelesaikan level, karyawan akan mendapatkan lisensi internal sebagai apresiasi. Program ini memberikan kesempatan bagi karyawan untuk praktik studi kasus secara langsung, termasuk situasi darurat. Dengan demikian, karyawan dapat lebih siap untuk menghadapi situasi sebenarnya di lapangan.
“Bagi karyawan baru, program ini membantu mengembangkan kompetensi dasar sesuai tingkatan masing-masing. Sedangkan untuk karyawan senior, program ini menjadi penyegaran materi yang sudah dikuasai. Pemanfaatan teknologi di House of Future juga membantu Pupuk Kaltim meningkatkan efisiensi perusahaan, karena program ini berhasil menghemat biaya pelatihan karyawan hingga miliaran rupiah,” tambah Soesilo.
Dengan kehadiran House of Future, Pupuk Kaltim dapat menekan risiko kerugian atas kegagalan operasi pabrik, yang dapat berpotensi penghematan hingga miliaran rupiah untuk pelatihan dan pengembangan karyawan.
Meski House of Future masih belum memiliki standar kompetensi atau sistem yang dapat menunjukkan tingkat pemahaman karyawan dalam sistem operator training simulator (OTS), Pupuk Kaltim berhasil mengatasi hal ini dengan mengimplementasi Operator Development Plan (ODP) yang sudah dibagi sesuai dengan level kemampuan.
Baca Juga: Jurus AHY Agar Harga Tiket Pesawat Murah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
Terkini
-
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang
-
IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan
-
IHSG Diprediksi Sideways, Cek Saham-saham Rekomendasi Analis Hari Ini
-
Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online
-
Daftar Kode SWIFT BNI dan Cara Pakai untuk Transfer Internasional
-
Bencana Sumatera Jadi Alarm Keras: Pemerintah Didesak Perketat Standar Tata Kelola Tambang
-
Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal
-
Pergerakan Saham BUMI: Dilepas Asing, Diborong Lokal, Proyeksi Masih Kuat?
-
Membangun Fondasi Ekonomi Masa Depan Melalui Pendidikan Dini