Suara.com - InJourney lewat PT Angkasa Pura Indonesia (API) menerapkan operasional 37 bandara selama 24 jam selama masa libur natal dan tahun baru (nataru) 2025. Operasional bandara ini mulai berlaku hingga 5 Januari 2025.
Kebijakan ini dilakukan InJourney untuk mengakomodir jadwal penerbangan tambahan yang diajukan para maskapai.
"Kami juga mempersiapkan bandara kami, 37 bandara kami akan beroperasi 24 jam, pengaduan operating hours selama 24 jam ini dimulai selama 18 hari, di tanggal 19 Desember sampai dengan 5 Januari 2025," ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono dalam konferensi pers di Lantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Maya melanjutkan, pada momen nataru tahun ini terdapat dua bandara yang paling sibuk, yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dia memaparkan, pada Bandara Soetta diperkirakan jumlah penumpang pesawat bisa meningkat 8,92 persen di momen libur nataru ini.
Kemudian, Bandara I Gusti Ngurah Rai diprediksi bisa melayani penumpang dengan kenaikan mencapai 12,05 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara, InJourney mematok puncak arus penumpang di bandara pada masa keberangkatan pada 20 Desember 2024, lalu masa kepulangan atau arus balik pada 4 Januari 2025.
"Dengan persiapan personel yang cukup, diharapkan pada saat peak season seluruh touch point penumpang dapat terlayani dengan baik," pungkas dia.
Baca Juga: Pelni Siapkan 60.212 Kursi Penumpang Kapal Laut Selama Libur Nataru
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM