Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan Apple wajib untuk investasi bangun pabrik di dalam negeri. Hal ini, karena produsen smartphone Iphone itu tidak memenuhi komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Sehingga, kekinian perusahaan asal Amerika Serikat itu tidak bisa menjual produk terbarunya Iphone 16 di Indonesia.
"Apple belum bisa memberikan komitmen sehingga tidak bisa kami berikan sertifikasi 35 persen. Konsekuensinya Apple tidak bisa kami berikan izin edar di Indonesia," ujar Agus di CNBC Award, Jakarta, yang dikutip Kamis (12/12/2024).
Untuk mengejar pembangunan pabrik itu, pihaknya berkoordinasi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Agus menegaskan, pemerintah tak menerima investasi Apple dalam bentuk lain.
"Yang pasti kami ingin Apple untuk segera membawa investasinya di Indonesia dan investasinya harus berbentuk fasilitas produksi atau pabrik," beber dia.
Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah meminta perusahaan teknologi kenamaan Apple untuk merealisasikan investasi di Indonesia pada 2025 mendatang.
"Dan mereka mulai investasinya itu realisasinya 2026. Itu hanya permintaan waktu. Nah sekarang sedang kita push ke sana untuk bisa realisasi 2025," kata Rosan seperti dilansir Antara.
Rosan juga mengakui bahwa hal itu juga diutarakan oleh Kementerian Perindustrian yang menginginkan realisasi investasi dilakukan mulai 2025.
Baca Juga: Babak Akhir Sritex! Listrik Pabrik Terancam Gelap, Ribuan Buruh Histeris
Dirinya mengakui bahwa komunikasi secara intens terus dilakukan bersama Apple secara tertulis melalui aplikasi pesan terkait bentuk investasi yang akan dihadirkan, serta vendor penjualan di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga