Suara.com - Midea Electronics Indonesia mengumumkan rencana pembukaan dua pabrik baru di Indonesia untuk memproduksi kulkas dan mesin cuci.
President Director Midea Electronics Indonesia, Jack Ding mengungkapkan ekspansi bisnis ini menyusul kesuksesan pembukaan pabrik pendingin ruangan atau air conditioner (AC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
“Pembukaan dua pabrik ini menegaskan komitmen Midea untuk terus memperkuat pasar elektronik di Indonesia dan menjadi merek elektronik nomor satu di Tanah Air,” ujar Jack Ding, di Jakarta, Kamis, (12/12/2024).
Jack memaparkan lokasi pabrik yang memproduksi mesin cuci Midea berada di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Sedangkan lokasi pabrik yang memproduksi kulkas berada di Karawang, Jawa Barat. Kedua pabrik yang rencananya beroperasi pada 2025 ini diharapkan bisa memenuhi permintaan pasar Indonesia terhadap produk mesin cuci dan kulkas Midea yang cukup tinggi.
Lebih lanjut, Jack berharap kedua pabrik ini bisa membantu dalam meningkatkan perekonomian daerah dan nasional dengan penyerapan tenaga kerja lokal di Indonesia. Midea juga berkomitmen dalam memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 25% untuk setiap produknya. Target pemenuhan TKDN ini untuk mendukung program pemerintah yakni Bangga Buatan Indonesia sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
Dengan tambahan satu pabrik AC serta dua pabrik baru untuk kulkas dan mesin cuci, Midea pun optimistis mampu memperluas jaringan produksi globalnya, yang saat ini mencakup total 43 pabrik di seluruh dunia.
Dalam acara National Dealer Gathering 2024, Midea juga memperkenalkan rangkaian produk terbaru yang siap diluncurkan pada 2025. Produk ini terdiri atas AC, kulkas berkapasitas besar, vacuum cleaner seri terbaru, hingga pelengkap kebutuhan dapur lainnya.
Sebelumnya, Midea telah mengoperasikan pabrik AC baru di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi, dengan total bangunan 40.000 meter persegi dan mulai beroperasi secara bertahap sejak Juli 2024. Midea menggelontorkan investasi awal untuk pabrik ini senilai Rp 650 miliar.
Pabrik AC Cikarang menargetkan produksi 400.000 unit pada akhir 2024, 800.000 unit pada 2025, dan 1 juta unit pada 2026. Produk utamanya adalah AC split untuk pasar domestik, serta AC window yang ditargetkan untuk ekspor ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Mengintip Dapur Peracikan iQOO 13, HP Pertama dengan Snapdragon 8 Elite di Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Pabrik AC Full-Scale Pertama Hadir di Tanah Air, Terapkan Standar dan Pengawasan dari Jepang
-
Sempat Terancam Bangkrut, Kini VW Batal Tutup Pabrik?
-
Menperin Desak Apple Segera Bangun Pabrik Jika Mau Jualan iPhone 16 di RI
-
Kapan BPKB Elektronik Berlaku? Ini Penjelasan Polisi dan Daerah Prioritas Penerapannya!
-
Bareskrim Gerebek Pabrik Narkoba di Perumahan Mewah Bandung, Mau Dipasarkan untuk Tahun Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG