Suara.com - Perusahaan konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali menghadapi tantangan hukum terkait masalah utangnya.
Kali ini, giliran PT Shimizu Global Indonesia PT Aplugada Mandiri Perkara dan PT Damawan Putera Pratama yang mengajukan gugatan PKPU.
Khusus untuk Shimizu Global Indonesia tagihan utang yang nunggak mencapai Rp976,76 juta.
Gugatan tersebut didasari oleh tunggakan pembayaran yang belum dilunasi oleh Waskita Karya sebesar Rp976,76 juta. Sidang perdana kasus ini telah digelar pada 16 Desember 2024 kemarin.
Meskipun menghadapi gugatan ini, Waskita Karya mengklaim bahwa kondisi perusahaan tetap stabil dan tidak terpengaruh secara signifikan terhadap operasional. Namun, gugatan ini menambah panjang daftar masalah hukum yang dihadapi oleh perusahaan konstruksi tersebut.
"PKPU ini tak memiliki dampak terhadap operasional dan kondisi keuangan perseroan," kata Sekretaris Perusahaan WSKT Ermy Puspa Yunita dalam keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 17 Desember 2024.
Salah satu penggugat kali ini adalah PT Shimizu Global Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan konstruksi di Indonesia yang merupakan bagian dari Shimizu Corporation, sebuah perusahaan konstruksi global yang berbasis di Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim