Suara.com - PT Danareksa (Persero) atau yang dikenal dengan Holding BUMN Danareksa meraih klasifikasi “Badan Publik Informatif” dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 di Jakarta.
Penghargaan ini menempatkan Danareksa di jajaran badan publik teratas dalam menghadirkan kemudahan akses informasi kepada masyarakat dengan skor penilaian 97,97.
Penghargaan prestisius ini diberikan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) atas dedikasi Danareksa dalam menyediakan akses informasi yang jelas, tepat, dan akurat kepada publik.
Sebelumnya, Danareksa termasuk badan publik yang belum sepenuhnya informatif. Namun, melalui upaya berkelanjutan dalam memperbaiki transparansi dan aksesibilitas informasi, Danareksa kini telah memenuhi standar yang ditetapkan.
"Sebagai holding spesialis transformasi dan investasi multisektor, Danareksa sangat memahami bahwa keterbukaan informasi adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan dan dukungan publik. Pencapaian Danareksa meraih predikat tertinggi Badan Publik Informatif merupakan komitmen nyata kami untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses, selaras dengan tujuan dari Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik," kata Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi ditulis Minggu (22/12/2024).
Penghargaan ini juga menjadi salah satu bukti keberhasilan Danareksa dalam membangun hubungan yang baik dengan publik dan para pemangku kepentingan melalui kebijakan transparansi yang berkelanjutan, serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas informasi publik di Indonesia.
Yadi menjelaskan bahwa Danareksa telah menjalankan fungsi Pejabat Pengelola Informasi (PPID) yang mengawal dan memastikan penyediaan informasi yang relevan mengenai kinerja, kebijakan, dan aktivitas perusahaan dapat diakses dengan mudah oleh publik.
Dalam melakukan persiapan monitoring & evaluasi, Danareksa berkonsultasi dengan Komisi Informasi Pusat dan Kementerian BUMN, melakukan benchmarking dari sejumlah BUMN terbaik, serta berkoordinasi intensif dengan PPID anggota holding.
Di era digital yang semakin maju, Danareksa terus beradaptasi memanfaatkan teknologi untuk mempercepat penyebaran informasi, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan acuan keterbukaan informasi publik.
Baca Juga: 10 Anggota Holding BUMN Danareksa Revitalisasi Jembatan yang Sambungkan Dua Desa Tasikmalaya
Danareksa secara proaktif menyediakan berbagai jenis informasi melalui saluran komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat luas seperti website, media sosial dan aplikasi mobile. Danareksa juga menghadirkan layanan inklusif yang ramah disabilitas di Menara Danareksa.
“Ke depannya, Danareksa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan akses informasi publik melalui berbagai inisiatif baru, seperti pengembangan platform digital yang menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), penyediaan data yang lebih komprehensif, serta peningkatan layanan kepada masyarakat difabel,” tutup Yadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen
-
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
-
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen