Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam pergerakan penumpang di tujuh terminal layanan antar kota antar provinsi (AKAP) selama musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Ketujuh terminal AKAP yang dimaksud adalah Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Lebak Bulus, Terminal Angke, dan Terminal Grogol.
"Jumlah penumpang yang berangkat mengalami kenaikan sebesar 51,60 persen, mencapai total 5.637 penumpang. Sementara penumpang yang tiba mencapai 2.882 orang," ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam keterangannya di Jakarta, pada hari Minggu (22/12/2024), seperti yang dikutip dari Antara.
Berdasarkan data yang direkap per 21 Desember 2024, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, tercatat 3.451 penumpang berangkat dan 1.808 penumpang tiba. Jika dibandingkan dengan periode 12-18 Desember 2024, kenaikan penumpang di terminal ini mencapai 67,32 persen.
Di Terminal Kampung Rambutan, terdapat 1.508 penumpang yang berangkat dan 3.319 penumpang yang datang, dengan total kenaikan mencapai 90,56 persen. Sementara itu, di Terminal Kalideres, tercatat 1.842 penumpang berangkat dan 545 penumpang datang, dengan peningkatan sebesar 77,27 persen.
Di Terminal Tanjung Priok, jumlah penumpang yang berangkat adalah 643 dan penumpang yang tiba mencapai 342, dengan kenaikan total sebesar 30,69 persen.
Terminal Lebak Bulus menunjukkan angka yang mencolok dengan 632 penumpang berangkat dan 115 penumpang datang, yang mengalami kenaikan sebesar 469,57 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Di Terminal Angke, ada 69 penumpang yang berangkat dan 63 penumpang yang tiba, dengan kenaikan mencapai 47,32 persen.
Terminal Grogol melaporkan 302 penumpang berangkat dan 58 penumpang datang, dengan persentase kenaikan sebesar 15,07 persen.
Baca Juga: Trik Jitu Cek Tarif Tol Gunakan Google Maps, Persiapan Sebelum Mudik Nataru Nih
Secara keseluruhan, dari tujuh terminal tersebut, total penumpang yang berangkat mencapai 5.637, meningkat 51,60 persen dibandingkan 3.718 penumpang yang berangkat sebelum masa angkutan Nataru pada 12-18 Desember 2024. Namun, untuk total penumpang yang tiba di Jakarta melalui tujuh terminal ini, tercatat 2.882 orang, yang mengalami penurunan sebesar 38,59 persen dibandingkan 4.693 penumpang sebelum masa angkutan Nataru.
Periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Berita Terkait
-
InJourney Ubah Tampilan Bandara Soetta Hingga I Gusti Ngurah Rai Selama Nataru
-
KCIC Siapkan Teknologi Canggih dan Keamanan Maksimal untuk Jaminan Perjalanan Aman Selama Libur Nataru 2024-2025
-
Polisi: Lalu Lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal
-
Cegah Radikalisme Jelang Nataru, BNPT Gandeng Intelijen dan Penegak Hukum
-
Trik Jitu Cek Tarif Tol Gunakan Google Maps, Persiapan Sebelum Mudik Nataru Nih
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya
-
IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!
-
Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798
-
Pengertian Exercise Saham: Strategi Mengubah Hak Menjadi Kepemilikan Aset
-
Setelah Himbara, BP BUMN Kini Koleksi Saham BUMN Karya dari Danantara
-
Harga Pangan Nasional Mayoritas Turun, Cabai hingga Beras Terkoreksi
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN 2025 Rp 695,1 Triliun, Nyaris 3 Persen!
-
Harga Pi Network Tahun 2026 Bisa Tembus Rekor Tertinggi?
-
Tangani Bencana di Sumatera, Kementerian PU Sudah Kerahkan 1.709 Alat Berat