Suara.com - PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli memperkuat daya saing sumber daya manusia (SDM) agar bisa menghadapi dinamika industri saat ini dan masa depan. Salah satunya, dengan menyelenggarangkan, Blibli Tiket Learning Day (BOLD) Festival bagi karyawan di ekosistem Blibli Tiket–Blibli, tiket.com, Ranch Market dan Dekoruma—dengan mengusung tema ‘Transformation & Growth’.
BOLD Festival 2024 menghadirkan lebih dari 24 pembicara nasional dan internasional, dari beragam industri dan latar belakang, termasuk Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri (2014-2024) Retno Marsudi, dan Stephen M.R. Covey, pembicara publik internasional di bidang Kepercayaan, Kepemimpinan, Budaya (Global Authority on Trust, Leadership and Culture), mantan CEO Covey Leadership Center dan juga penulis buku best seller versi New York Times "Trust & Inspire".
Group Head of Human Capital Blibli, Sandra Kumalasari Dinata mengatakan, lewat ajang tersebut perseroan berupaya mengasah kompetensi dan wawasan karyawan di ekosistem Blibli Tiket.
Selain itu, sambung dia, gelaran tersebut bertujuan untuk mempertajam kompetensi juga karakter karyawan yang mencakup customer first, act fast and practical, be the solution, juga commit to continue improvement agar siap menghadapi dinamika industri yang semakin kompetitif.
"Kami mengharapkan melalui kegiatan ini, karyawan tidak hanya fokus pada isu-isu pekerjaan, namun juga memperluas perspektif bahkan wawasan baru sesuai dengan minat dan bakat mereka," ujar Sandra seperti dikutip, Senin (30/12/2024).
BOLD Festival 2024 menghadirkan lebih dari 24 pembicara nasional dan internasional, dari beragam industri dan latar belakang untuk ribuan karyawan ekosistem Blibli Tiket di Indonesia
Festival belajar yang dilakukan secara hybrid ini diikuti ribuan karyawan ekosistem Blibli Tiket di seluruh Indonesia. Terdapat enam kelas tematik (Bisnis, Teknologi, Logistik & Pergudangan, Keberlanjutan, Kepemimpinan, juga Pengembangan Diri) yang bebas dipilih peserta sesuai kebutuhan juga minat untuk mengasah keterampilan untuk menghadapi tantangan profesional sehari-hari.
Dalam ajang itu, Luhut Panjaitan menceritakan pengalaman ketika mengemban tugas memimpin transformasi ekonomi yang melibatkan kebijakan berbagai sektor. Ia juga membagikan pendekatan 4R, yakni Rasio, mengutamakan logika dan melibatkan talenta muda untuk keputusan strategis; Rasa, yakni menunjukkan sisi humanis dalam memimpin; Raga, menjaga jiwa dan tubuh yang sehat, serta Religi, berpegang pada nilai-nilai ketuhanan dalam setiap langkah.
Luhut menjelaskan mengenai pengalamannya mengemban tugas dan merumuskan kebijakan lintas sektor saat mengisi acara BOLD Festival 2024
Baca Juga: Strategi Emiten BELI Ciptakan Bisnis Berkelanjutan
Sementara itu, figur inspiratif lainnya, Retno Marsudi mengungkap pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab moral dalam mengelola situasi kompleks. Kehadiran Retno Marsudi pada acara BOLD Festival tidak hanya berbagi pengalaman dalam menangani urusan diplomatik antarnegara, namun memberikan inspirasi tentang peran perempuan dalam berbagai hal termasuk dunia kerja.
Menteri Luar Negeri 2014-2024, Retno Marsudi juga hadir di BOLD Festival 2024 dan membagikan pentingnya menjaga integritas dan pengalamannya dalam menangani berbagai urusan diplomatik antarnegara
Sederet pembicara lain yang turut berpartisipasi dalam festival pembelajaran diantaranya Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja; Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi; Co-founder Bicara Udara dan Chairperson of Paloma Sjahrir Foundation, Ratna Kartadjoemena; Direktur Paxel dan Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita; Co-founder & CEO Nodeflux, Meidy Fitranto; hingga CEO Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano.
Penyelenggaraan BOLD Festival 2024 sejalan dengan temuan riset terkini oleh World Economic Forum dalam Future of Jobs Report 2023, yang mengungkap kepemimpinan, adaptabilitas, dan pembelajaran berkelanjutan sebagai elemen kunci yang perlu diasah talenta agar menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan berdaya saing.
"Tidak hanya itu, dengan belajar dari para praktisi, karyawan bisa lebih resilien, sigap juga tangguh dalam bekerja. Bagaimanapun, mereka memegang peranan kunci dalam mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dan merealisasikan visi perusahaan menjadi omnichannel commerce pilihan pelanggan dan institusi," pungkas Sandra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?