Suara.com - Pemberdayaan lansia masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2023 jumlah lansia di Indonesia mencapai 22,6 juta jiwa atau 11,75 persen dari total penduduk Indonesia.
Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah seiring waktu dan hal ini membawa tantangan tersendiri dimana banyak dari para lansia yang menghadapi kesulitan dalam mengakses sarana layanan sosial yang memadai.
Untuk itu PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan berupa satu set alat musik hadroh, satu set sound system, dan dua unit mesin jahit untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di Sekolah Lansia Nirmala Jakarta Utara.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh VP Komunikasi Korporasi, Protokoler dan TJS SPSL, Retno Satiti, kepada Ketua Pengurus Sekolah Lansia Nirmala Jakarta Utara, Sri Sintawati, S.Sos., M.Si., yang disaksikan oleh Kasi Kesejahteraan Kelurahan Sunter Jaya, Arief Agung.
Pada kesempatan terpisah Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat, menyampaikan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung kualitas hidup lansia, agar para lansia tetap dapat beraktivitas secara sosial dan produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap, dengan adanya bantuan sarana yang disalurkan kepada Sekolah Lansia Nirmala Jakarta Utara ini, para lansia tidak hanya bisa memperkaya keterampilan, tetapi juga semakin termotivasi untuk belajar, berkreasi dan berkarya sehingga Bersama-sama kita dapat mewujudkan lansia yang sehat secara lahir dan batin,” ujar Kiki dikutip dalam keterangannya, Kamis (2/1/2025).
Kasi Kesejahteraan Kelurahan Sunter Jaya Jakarta Utara, Arief Agung, mengapresiasi langkah SPSL dalam memberikan perhatian lebih kepada kelompok lansia.
“Kami sangat mendukung inisiatif PT Pelindo Solusi Logistik yang tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga menciptakan ruang yang mendukung para lansia untuk terus berkembang. Ini akan menjadi dorongan besar bagi para lansia untuk berpartisipasi lebih aktif dalam kehidupan sosial dan memanfaatkan potensi untuk dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang” ujar Arief.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik), ke-4 (Pendidikan Berkualitas), ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan ke-10 (Mengurangi Kesenjangan).
Baca Juga: Ribuan UMKM Makin Berjaya! Rumah BUMN BRI Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara