Suara.com - PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, menjadi sorotan karena hanya memiliki 4 karyawan tetap dan banyak gerainya yang bangkrut.
TGUK mengungkapkan bahwa karyawan tetap mereka hanya terdiri dari 4 orang, yaitu Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Ass Manager Business Development. Selebihnya, karyawan TGUK berstatus kontrak.
Selain jumlah karyawan tetap yang sedikit, TGUK juga mengalami penurunan jumlah gerai. Pada saat penawaran perdana saham (IPO) tanggal 10 Juli 2023, TGUK memiliki 145 gerai. Namun, saat ini jumlah gerai mereka hanya tersisa 78.
"Disampaikan bahwa jumlah karyawan tetap perseroan adalah 4 orang, selebihnya adalah karyawan kontrak" ungkap Direktur Utama Teguk Indonesia Maulana Hakim dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (10/2/2025).
sebagai informasi, jumlah tenaga outsourcing Teguk Indonesia per 31 Desember 2024 adalah 483 orang. Maulana menuturkan, TGUK tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah karyawan pada waktu mendatang.
"Untuk ke depannya, perseroan akan menambah jumlah karyawan sesuai dengan pertumbuhan perseroan," imbuh dia. Sebagai informasi, Teguk Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp 69 miliar per 30 September 2024.
Selin itu TGUK juga menjelaskan saat ini hanya memiliki 78 gerai, termasuk satu gerai di Amerika Serikat dan satu gerai di Australia.
TGUK juga melampirkan daftar 44 gerai yang tutup pada 10 Juli 2023-22 Desember 2024. Mereka pun membeberkan alasan penutupan tersebut.
"Kondisi market, di mana dinamika pasar menekan kelompok menengah ke bawah yang merupakan target market TGUK," kata Maulana.
Baca Juga: Saham BREN Lagi Murah, Sempat Sentuh Level Terendah
Alasan lain penutupan gerai adalah daya beli masyarakat yang menurun pada tiga kuartal pertama 2024. Selain itu, TGUK juga menyebut penjualan gerai tidak dapat menutupi biaya operasional perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun