Suara.com - Sub Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo dan Unilever resmi sepakati kerja sama jangka panjang dalam rantai pasok Minyak Inti Sawit (Palm Kernel Oil/PKO) yang berkelanjutan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengungkapkan penandatangan ini menandai tonggak baru dalam hubungan kedua Perusahaan yang telah berlangsung hampir satu dekade.
Investasi yang ditanamkan oleh Unilever ditujukan untuk pengembangan dua unit Kernel Crushing Plant (KCP) yang akan memperluas kapasitas produksi minyak inti sawit berkelanjutan di PTPN IV PalmCo.
“PalmCo telah dan akan terus bertransformasi menjadi Perusahaan Agribisnis yang lebih adaptif dan kompetitif. Melalui kemitraan jangka panjang ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan produksi Minyak Inti Sawit yang berkelanjutan bagi seluruh pelanggan,” sebut Jatmiko ditulis Rabu (19/2/2025).
Sebagai bagian dari kesepakatan ini, investasi yang dilakukan oleh Unilever untuk mendukung pembangunan dua unit Kernel Crushing Plant (KCP) mencakup Long Term Supply Contract (LTSC) selama 5 dan 10 tahun, dimana PTPN IV PalmCo akan memasok PKO bersertifikat lestari setiap tahunnya kepada Unilever.
“Dengan tambahan dua pabrik ini, perusahaan jelas semakin siap untuk memenuhi permintaan global akan minyak sawit yang ramah lingkungan. Fasilitas ini tentunya juga membawa efisiensi dan berpotensi meningkatkan profitabilitas Perusahaan”, kata Jatmiko.
“Kemitraan adalah kunci dalam membuat rantai pasok minyak sawit lebih efisien dan berkelanjutan, sekaligus melibatkan semua pihak, termasuk petani kecil. Terimakasih atas kerjasama ini. Kami akan memastikan Unilever telah menempatkan investasinya dengan tepat bersama kami di PalmCo”, tukasnya lagi.
Sementara itu, ditempat terpisah Chief Supply Chain Officer Unilever Willem Uijen menyampaikan bahwa kerja sama ini menunjukkan komitmen Unilever dalam membangun rantai pasok minyak sawit yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi manusia serta lingkungan.
“Kami mendapatkan kehormatan untuk menandatangani kemitraan jangka panjang antara Unilever dan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, menunjukkan konsistensi kami dalam mengembangkan rantai pasok kelapa sawit berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi manusia dan alam,” buka Uijen.
Baca Juga: Dukung Asta Cita, PTPN I Bangun Sarana Latihan Atletik
Menurutnya, selama bertahun-tahun Unilever telah bekerja sama untuk meningkatkan ketelusuran dan transparansi rantai pasok produk-produk Perusahaan. Dan dengan kerjasama bersama Perusahaan Pengelola Perkebunan Sawit terbesar di dunia tersebut, pihaknya yakin mampu melangkah lebih jauh dalam memperdalam integrasi rantai nilai melalui komitmen bersama untuk memperluas basis asset PTPN IV guna menghasilkan volume yang lebih berkelanjutan di masa depan.
“Dalam 10 tahun terakhir, Unilever telang menginvestasikan lebih dari $360 juta untuk membangun fasilitas Oleokimia kelas dunia di Indonesia guna memproduksi turunan minyak sawit yang berkelanjutan dan mampu telusur. Kesepakatan ini memungkin Unilever untuk terus memanfaatkan fasilitas tersebut dalam menghadirkan produkproduk yang selaras dengan kebijakan kami tentang manusia dan alam”, ucapnya.
Wakil Direktur Utama Holding Perkebunan PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna turut menyampaikan bahwa kemitraan ini tidak hanya memberikan manfaat bisnis bagi kedua belah pihak tetapi juga mendukung transformasi industri sawit nasional ke arah yang lebih berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari Holding Perkebunan, kami mendorong PTPN IV PalmCo untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan mitra global seperti Unilever. Investasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mencerminkan komitmen kami dalam memastikan praktik keberlanjutan di seluruh rantai pasok. Dengan adanya kesepakatan ini, kami optimistis dapat memberikan dampak positif bagi petani kecil serta mendorong pertumbuhan industri sawit Indonesia yang lebih kompetitif di pasar global,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, PTPN Grup maupun PalmCo sendiri memiliki banyak kerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam dan di luar negeri yang telah berlangsung. Diantaranya, saat ini PalmCo sedang menjalin kerjasama bidang energi terbarukan dengan Jepang untuk Biogas Cofiring dengan metode terbaru ‘Expanded Granular Sludgebeg’ (EGSB). Juga terdapat proyek rintisan Compressed Biomethane Gas bersama Renikola Malaysia untuk 30 pembangkit senilai USD 240 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran
-
Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen
-
Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan
-
Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril
-
Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT