Suara.com - Sebuah desa di wilayah ibu kota Filipina yang padat penduduk menawarkan pekerjaan unik. Salah satunya yakni menangkap nyamuk demam berdarah pada.
Desa ini menawarkan hadiah simbolis kepada penduduk yang menangkap nyamuk hidup atau mati. Lantaran, warga desa tersebut banyak mengalami penyakit demam berdarah.
Dilansir Independent , Addition Hills adalah ebuah desa perkotaan yang padat penduduk dengan lebih dari 100.000 penduduk, telah melaksanakan kegiatan bersih-bersih, membersihkan kanal, dan meluncurkan kampanye kebersihan.
Namun, menyusul kematian dua siswa muda dan lonjakan kasus menjadi 42 tahun ini, kepala desa Carlito Cernal memperkenalkan hadiah nyamuk untuk mendukung upaya mereka.
Warga akan mendapatkan hadiah satu peso Filipina (sedikit lebih dari 1 sen) untuk setiap lima nyamuk atau jentik nyamuk yang mereka serahkan.
Dengan pengumuman ini sekitar selusin pemburu nyamuk muncul di kantor desa. Miguel Labag, seorang pemulung berusia 64 tahun, menyerahkan kendi berisi 45 jentik nyamuk berwarna gelap yang menggeliat di air dan menerima hadiah sembilan peso (15 sen).
Adapun pekerjaan menangkap nyamuk ini menjadi salah satu strategi yang tidak biasa. Agar meningkatkan kewaspadaan atas penyakit yang ditularkan nyamuk tersebut.
Sementara itu, delapan daerah di wilayah tersebut telah melaporkan lonjakan infeksi demam berdarah, menambah penghitungan nasional sebanyak 28.234 kasus tahun ini – peningkatan 40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut angka departemen kesehatan.
Wabah yang diumumkan di Kota Quezon pada hari Sabtu menyusul sepuluh kematian, sebagian besar anak-anak, dari 1.769 infeksi yang dilaporkan.
Baca Juga: Sudah Bekerja Selama 20 Tahun, Gaji Eunhyuk Super Junior Tembus Rp 130 Miliar
Berita Terkait
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Awas Khilaf! Ini 5 Mobil Bekas Murah yang Sebaiknya Dihindari Jika Gaji Pas-pasan
-
Gen Z Ingin Punya Rumah Impian Sendiri, Gimana Caranya?
-
Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini