Suara.com - PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menggelar Roadshow Agency Kickoff dan Open Day 2025. Acara ini digelar untuk memperluas jaringan distribusi Retail dan menarik agen-agen baru yang dapat mendukung strategi perusahaan tahun ini.
Marketing Director GEGI Linggawati Tok menyatakan, pentingnya peran agen dalam kesuksesan perusahaan. Bahkan merupakan salah satu pilar distribusi utama untuk memasarkan produk GEGI. Dia menargetkan perekrutan 100 agen baru sebagai mitra bisnis untuk mendukung strategi memperkuat channel distribusi.
"Agen merupakan salah satu pilar distribusi utama kami untuk menjual produk produk GEGI. Kami sudah memiliki lebih 30 tahun dalam pengembangan channel ini. Perusahaan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penetrasi penjualan produk- produk asuransi GEGI kepada personal dan SME," kata Linggawati ditulis Selasa (25/2/2025).
Per akhir 2024, kontribusi bisnis keagenan mencapai 24 persen dari total portfolio pendapatan premi di GEGI. Hal tersebut menunjukan besarnya kontribusi agen dalam perkembangan dan kemajuan perusahaan.
Linggawati menjelaskan, dalam proses seleksi perekrutan agen, GEGI mengutamakan beberapa kriteria penting. Yakni, reputasi dan integritas yang baik dalam menjalankan profesi keagenan.
Kemudian, selain berlisensi agen harus memiliki pemahaman produk yang baik. Serta dapat memberikan solusi kepada keperluan nasabah.
"Agen yang kami rekrut juga harus memiliki jaringan yang luas, ketekunan, serta kemauan untuk maju dan beradaptasi dengan perkembangan market dan teknologi," ungkapnya.
Untuk menunjang semua itu GEGI memberi training kepada agen agen secara berkala agar mereka siap bersaing di pasar.
Training and Development menjadi strategi GEGI untuk meningkatkan kinerja agen. Dengan adanya pelatihan rutin, agen dapat meningkatkan pengetahuan terhadap produk asuransi, kondisi market, dan soft skill.
Baca Juga: Great Eastern Life Indonesia dan OCBC Luncurkan GREAT Max Pro Assurance
“GEGI saat ini dalam tahap pengembangan teknologi sistem penjualan online untuk mempermudah agen dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi penjualan maupun pelayanan," ujar Linggawati.
GEGI melihat peluang yang muncul sejalan dengan berbagai program stimulus yang direncanakan oleh pemerintah. Linggawati percaya bahwa program stimulus pemerintah akan mendorong pergerakan roda ekonomi.
"Ini menjadi peluang besar bagi agen serta channel distribusi lainnya di GEGI untuk meningkatkan penetrasi serta penjualan di segmen personal dan SME," ungkapnya.
Sepanjang 2024, GEGI mencatatkan aset sebesar Rp. 1,5 triliun. Gross Written Premium mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 18,7 persen year-on-year (YoY) mencapai Rp. 866 miliar. GEGI juga mencatatkan ekuitas sebanyak Rp. 560 miliar dengan risk-based capital (RBC) yang tinggi, yaitu 348 persen. Dengan demikian, perusahaan berhasil meraih laba bersih setelah pajak sebesar Rp. 52 miliar.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi dan pengembangan bisnis, GEGI menggelar Roadshow Agency Kickoff dan Open Day 2025 untuk merekrut agen-agen baru yang dapat menjadi mitra bisnis yang kuat. Fokus perusahaan di 2025 adalah pada produk retail dan small medium enterprise (SME), yang membutuhkan agen yang dapat menjangkau lebih banyak klien.
Roadshow Agency Kickoff dan Open Day 2025 dimulai pada 17 Februari di Medan. Kemudian, dilanjutkan di Batam pada 18 Februari dan di Semarang pada 20 Februari. Kota berikutnya adalah Surabaya dan Bali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut