- Periksa ketersediaan merek di situs DJKI.
- Ajukan pendaftaran secara daring dengan melampirkan logo, nama merek, dan deskripsi usaha.
- Tunggu proses verifikasi dan penerbitan sertifikat merek (biasanya memakan waktu beberapa bulan).
Merek yang terdaftar akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan memberikan keunggulan kompetitif.
6. Patuhi Kewajiban Pajak dan Perpanjangan
Setelah usaha Anda legal, pastikan untuk mematuhi kewajiban perpajakan, seperti melaporkan SPT tahunan dan membayar pajak tepat waktu. NIB dan beberapa izin lainnya tidak perlu diperpanjang selama usaha masih berjalan, tetapi sertifikasi seperti halal atau IMB mungkin memiliki masa berlaku yang perlu diperbarui.
Tips Tambahan
- Gunakan Jasa Profesional: Jika proses terasa rumit, pertimbangkan untuk menggunakan jasa notaris atau konsultan hukum yang berpengalaman.
- Manfaatkan Informasi Resmi: Sumber seperti situs OSS, DJKI, atau BPJPH menyediakan panduan lengkap yang bisa diandalkan.
- Cek Kebijakan Daerah: Beberapa daerah memiliki aturan tambahan, jadi pastikan Anda menyesuaikan dengan regulasi lokal.
Mengurus legalitas usaha di Indonesia memang memerlukan waktu dan ketelitian, tetapi manfaatnya jauh lebih besar, mulai dari perlindungan hukum hingga peluang ekspansi. Dengan sistem OSS yang terus diperbarui, proses ini kini lebih cepat dan efisien. Mulailah dengan langkah kecil, pastikan dokumen lengkap, dan jangan ragu mencari bantuan jika diperlukan. Bisnis yang legal bukan hanya aman, tetapi juga siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Berita Terkait
-
Bagaimana Drone Digunakan di UMKM Indonesia? Ini Berbagai Fungsinya
-
Richard Lee Bongkar Rekaman Diduga Doktif Memeras Pengusaha Skincare Rp24 Miliar: Perlu Saya Buka Suara?
-
Pantang Terpuruk Usai Kena PHK: Ini Tips Kredit Mobil untuk Usaha Kecil Menengah, Solusi Bangkit saat Krisis!
-
Panduan Memulai Bisnis Ramah Lingkungan dengan Modal Kecil untuk Pemula
-
MUFFEST+ Road to IN2MOTIONFEST 2025: Satu Dekade Mendukung Pertumbuhan Industri Fashion Muslim Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya