Suara.com - PT PP Properti Tbk. (PPRO), terus memperkuat posisinya di segmen hunian untuk pelajar atau student residence dengan menyediakan hunian yang tersebar di beberapa kota besar. Salah satu proyek unggulannya, Begawan Apartment untuk mahasiswa di Malang.
Begawan Apartment berada di kawasan pendidikan yang berdekatan dengan institusi pendidikan ternama, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Gajayana, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Politeknik Negeri Malang.
"Kami optimis, pengembangan student residence secara holistik akan menjadi salah satu sektor yang sangat potensial yang dapat memberikan kontribusi dalam keberlanjutan perusahaan di masa depan," ujar VP Corporate Secretary PPRO, Afrilia Pratiwi seperti dikutip, Kamis (13/3/2025).
Begawan Apartment memiliki total unit keseluruhan sebanyak 959 unit yang terdiri dari 25 lantai dalam lima tipe unit yang fleksibel, yaitu tipe Studio, Studio+, Studio 1, 2 Bedroom, dan 2 Bedroom Corner, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dan kalangan muda.
Mengusung konsep smart living technology, apartemen ini dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung tren hidup dinamis generasi muda, serta menunjang aktivitas akademik dan kreativitas penghuninya.
Tak hanya hunian, Begawan Apartment juga memberikan peluang investasi bisnis melalui Plaza Begawan, area komersial yang terdiri dari 52 unit di lantai GF & UG. Berbagai tenant seperti minimarket, coffee shop, area food & beverage, salon kecantikan, laundry, dan lain sebagainya telah hadir untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari penghuni.
Plaza Begawan juga menjadi wadah bagi komunitas kreatif anak muda di Malang untuk berkolaborasi, baik dalam bidang olahraga, seni, maupun kewirausahaan. Kombinasi hunian dan fasilitas komersial ini menjadikan Begawan Apartment sebagai kawasan terpadu yang mampu menunjang keseharian baik penghuni maupun masyarakat sekitar.
Menjaga keamanan dan kenyamanan penghuni merupakan prioritas utama PPRO. Oleh karena itu, perusahaan menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan lingkungan student residence bebas dari narkoba.
Sejalan dengan visi Sustainability Development Goals (SDG), PPRO berkomitmen untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan melalui program elektrifikasi guna mengurangi emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Baca Juga: Industri Dekorasi Rumah Mulai Menggeliat di Tengah Pertumbuhan Sektor Properti
Penerapan konsep green living ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif, salah satunya dengan mendukung penggunaan kendaraan listrik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya