Suara.com - Standard Chartered Indonesia mendukung PT Solusi Bangun Beton, anak perusahaan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan bagian dari SIG, dalam penerapan sistem pembayaran digital yang dirancang untuk mendigitalisasi transaksi pembelian Dynamix Beton, dan meningkatkan efisiensi di sektor konstruksi Indonesia.
Diluncurkan pada bulan Agustus 2024, DynaPay yang didukung oleh Straight2Bank Pay dari Standard Chartered, merupakan sebuah omni channel dan solusi perbankan digital canggih yang memungkinkan pemrosesan pembayaran cashless yang mulus dan aman, serta memproses informasi secara real-time.
Kerja sama ini berhasil mendukung transformasi digital pada bisnis Solusi Bangun Beton secara signifikan dengan otomatisasi proses order to cash, meningkatkan manajemen arus kas, serta menghadirkan pengalaman bertansaksi secara lebih cepat, efisien, aman dan nyaman bagi para pelanggan Solusi Bangun Beton.
Sebagai penyedia beragam produk dan layanan konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan, Solusi Bangun Beton melayani berbagai segmen pelanggan, mulai dari para pemilik rumah perorangan hingga kontraktor berskala besar, termasuk badan usaha milik negara (BUMN).
Sebelum implementasi DynaPay, Solusi Bangun Beton menghadapi tantangan dalam proses pemesanan manual, transaksi berbasis tunai, serta rekonsiliasi pembayaran yang memakan waktu dan peningkatan biaya operasi.
Melalui integrasi dengan Straight2Bank Pay dari Standard Chartered, Solusi Bangun Beton telah berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan hasil antara lain:
- Proses sales to order serta pengiriman yang lebih cepat: Waktu pemrosesan penjualan turun dari 48 jam menjadi hampir real-time setelah pelanggan melakukan pembayaran.
- Akurasi pembayaran yang lebih baik.
- Manajemen arus kas yang lebih baik.
- Kenyamanan dan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
- Pembayaran digital meningkatkan keamanan dan meminimalisir risiko transaksi yang tidak sah.
“Standard Chartered bangga bisa berperan aktif dalam mendorong inovasi dan keunggulan operasional di sektor keuangan Indonesia. Keberhasilan penerapan DynaPay merupakan cerminan komitmen kami dalam memberikan solusi keuangan yang transformatif, dan kami bangga bisa mendukung misi Solusi Bangun Beton untuk berkontribusi pada pertumbuhan sektor infastruktur di Indonesia,” jelas Donny Donosepoetro OBE, Cluster CEO, Indonesia and ASEAN Markets, Standard Chartered.
Sementara itu, Asri Mukhtar, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, induk usaha dari PT Solusi Bangun Beton menjelaskan, kolaborasi dalam upaya digitalisasi ini mewakili kepercayaan terhadap keahlian dan layanan yang komprehensif, serta komitmen kedua perusahaan yang kuat terhadap aspek keberlanjutan.
"Harapan kami, dengan tambahan fitur kemudahan transaksi ini, semakin banyak pelanggan mendapatkan manfaat dari produk beton siap pakai yang berkualitas dan ramah lingkungan,” ucapnya.
Baca Juga: 5 Langkah Pembayaran Digital UMKM Mudah Cair Langsung Masuk Rekening
Keberhasilan pengembangan DynaPay yang didukung oleh Straight2Bank Pay, mencerminkan strategi Standard Chartered dalam mendukung perkembangan lanskap bisnis Indonesia melalui inovasi keuangan, transformasi digital dan keberlanjutan.
Dengan mengintegrasikan solusi perbankan yang seamless dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan industri tertentu, Standard Chartered berkomitmen untuk terus membantu industri untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan skalabilitas operasional mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?