Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (26/3/2025) untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp1.769.000 per gram.
Harga emas antam itu mulai kembali meroket dengan alami kenaikan Rp10.000 dibandingkan harga jual hari Selasa (25/3/2025) kemarin.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.620.000 per gram.
Harga buyback tersebut juga naik Rp10.000 dibandingkan harga buyback hari Rabu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini.
- Emas 0,5 gram Rp934.500
- Emas 2 gram Rp3.478.000
- Emas 3 gram Rp5.192.000
- Emas 5 gram Rp8.620.000
- Emas 10 gram Rp17.185.000
- Emas 25 gram Rp42.837.000
- Emas 50 gram Rp85.595.000
- Emas 100 gram Rp171.112.000
- Emas 250 gram Rp427.515.000
- Emas 500 gram Rp854.820.000
- Emas 1.000 gram Rp1.709.600.000
Harga Emas Dunia Berbalik naik
Harga emas mengalami kenaikan pada hari Selasa, didorong oleh melemahnya Dolar AS dan turunnya imbal hasil riil AS. Seperti dinukil FXstreet, Logam mulia ini menguat 0,26 persen ke level USD3.018 per ons di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi, yang dipicu oleh kebijakan perdagangan AS.
Sentimen pasar terlihat beragam, dengan indeks ekuitas AS menunjukkan pergerakan yang tidak seragam. Sementara itu, data ekonomi terbaru mengungkapkan bahwa Kepercayaan Konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari empat tahun, meningkatkan kekhawatiran akan potensi resesi. Kondisi ini memperkuat proyeksi stagflasi, yang cenderung mendukung harga emas sebagai aset lindung nilai.
Di sisi kebijakan moneter, pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve menambah ketidakpastian. Gubernur Adriana Kugler menyebutkan adanya kenaikan inflasi barang, sementara Presiden Fed New York John Williams menyoroti meningkatnya ketidakpastian ekonomi di kalangan perusahaan dan rumah tangga. Pasar uang saat ini memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed sebesar 64,5 basis poin pada tahun 2025.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tiba-tiba Tergelincir Jadi Rp1.759.000/Gram
Secara teknikal, tren naik emas masih berlanjut. Namun, para pembeli masih belum yakin untuk mendorong harga melampaui level tertinggi minggu ini di USD3.036. Jika level ini berhasil ditembus, emas berpotensi menguji USD3.057 dan bahkan USD3.100. Sebaliknya, jika harga turun di bawah USD3.000, tekanan jual dapat membawa emas ke level USD2.956 atau lebih rendah hingga USD2.874.
Dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi aset yang menarik bagi investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan pasar.
Cara Membeli Emas Antam
Langkah pertama untuk membeli emas Antam yaitu dengan mengunjungi Butik Emas Antam atau mitra resmi yang ditunjuk oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Butik Emas Antam biasanya tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan lainnya. Anda juga bisa membeli melalui toko emas yang telah bekerja sama dengan Antam.
Sebelum membeli emas, pastikan Anda memeriksa harga emas hariannya. Harga emas Antam biasanya akan diperbarui setiap hari kerja dan bisa dicek langsung di situs resmi Logam Mulia (www.logammulia.com) atau melalui aplikasi resmi Antam.
Emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Untuk pembelian emas Antam, bisa dilakukan secara online melalui situs resmi Logam Mulia atau marketplace yang bekerja sama dengan Antam. Jika Anda ingin membeli secara offline, cukup kunjungi Butik Emas Antam terdekat, ambil nomor antrean, lalu lakukan transaksi di kasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak