Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) atau BNI merubah pucuk kepemimpinan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Hari Ini, Rabu (26/3/2025).
Kursi Direktur Utama dari Royke Tumilaar digantikan oleh Putrama Wahju Setyawan dalam RUPST tersebut. Putrama sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BNI.
Posisi Wakil Direktur Utama BNI kini diisi oleh Alexandra Askandar yang sebelumnya diberhentikan dari kursi Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).
Profil
Putrama Wahju Setyawan lahir pada tahun 1969 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di bidang Kehutanan serta Magister (S2) di bidang Akuntansi, keduanya dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia.
Sebelum bergabung dengan BNI, Putrama menjabat sebagai Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) pada tahun 2020. Pada tahun yang sama, ia diangkat sebagai Direktur Treasury dan Internasional BNI, kemudian menjabat sebagai Direktur Bisnis Korporasi BNI.
Pada Agustus 2022, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), Putrama diangkat sebagai Direktur Treasury BNI, menggantikan Henry Panjaitan.
Berikut Jajaran Pengurus BNI setelah RUPST:
Komisaris
Baca Juga: Putrama Wahju Setyawan Jadi Dirut BNI Lengserkan Royke Tumilaar, Begini Jejak Kariernya
- Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Omar Sjawaldy Anwar
- Wakil Komisaris Utama: Tedi Bharata
- Komisaris Independen: Vera Febryanthy
- Komisaris Independen: Didik Junaidi Rachbini
- Komisaris: Suminto
- Komisaris: Donny Hutabarat
Direksi
- Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar
- Direktur Finance & Strategy: Hussein Paolo Kartadjoemena
- Direktur Commercial Banking: Muhammad Iqbal
- Direktur Corporate Banking: Agung Prabowo
- Direktur Human Capital dan Compliance: Munadi Herlambang
- Direktur Treasury & International Banking: Abu Santosa Sudrajat
- Direktur Network & Retail Funding: Risan Kaslan
- Direktur Kelembagaan: Eko Setyo Nugroho
- Direktur Consumer Banking: Corina Leyla Karnalies
- Direktur Operations: Ronny Venir
- Direktur Risk Management: David Pirzada
- Direktur Information Technology: Toto Prasetio
Tebar Dividen Rp13,93 Triliun
BNI mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,95 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu (26/3/2025).
Keputusan ini diambil berdasarkan kinerja keuangan perseroan yang solid sepanjang tahun 2024.
Dividen yang dibagikan setara dengan 65 persen dari laba bersih konsolidasian BNI yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2024, yang tercatat sebesar Rp21,46 triliun. Dengan demikian, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp374,06 per saham.
Dari total dividen yang dibagikan, mayoritas atau sebesar Rp8,37 triliun akan masuk ke kas negara sebagai pemegang saham pengendali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Target Harga Emas dan Perak 2026, Mampu Tembus Rekor Baru?
-
Pemerintah Mau Stop Kran Impor Gula, Spekulan Siap Ambil Untung
-
Bulog Potong Jalur Distribusi, Harga MinyaKita Dijamin Sesuai HET Rp 15.700 per Liter
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Saham DEWA Ngacir ke Level Tertinggi di Hari Pertama Bursa 2026
-
Emiten PSAB Menguat Tipis, Komisaris Akumulasi Saham Pasca Lego Massal
-
KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun
-
IHSG Sumringah di Tahun Baru, Melesat ke Level 8.700
-
Bea Keluar Batu Bara 1 Januari 2026 Belum Berlaku, Purbaya-Bahlil Masih Godok PMK
-
Jelang Pergantian Direksi BEI, Purbaya Minta Tukang Goreng Saham Ditangkap