- Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) aktif diburu investor saat pembukaan perdagangan perdana Jumat, 2 Januari 2026.
- Harga saham DEWA ditutup menguat tajam 11% menjadi Rp745, didukung volume transaksi Rp795 miliar.
- Kenaikan didorong fundamental kuat akibat perolehan fasilitas kredit Rp5 triliun dari BBCA dan BMRI.
Suara.com - Pada pembukaan perdagangan perdana yang berlangsung Jumat (2/1/2026), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) langsung mencuri perhatian investor.
Emiten jasa pertambangan ini menjadi salah satu saham yang paling aktif diburu, bersanding dengan nama besar lainnya seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Sentul City Tbk (BKSL).
Hingga penutupan pasar di hari pertama tahun ini, harga saham DEWA bertengger di level Rp745, mencatatkan lonjakan tajam sekitar 11% dibandingkan harga pembukaan.
Performa ini menegaskan posisi DEWA sebagai salah satu instrumen favorit di kalangan pelaku pasar modal saat ini.
Sejak bel pembukaan berbunyi, saham DEWA sudah menunjukkan taringnya. Mengacu pada data RTI, saham ini dibuka menguat di level Rp690 dari posisi sebelumnya di angka Rp670.
Pada jeda siang sesi I, harga terus merangkak naik hingga menyentuh Rp730 atau menguat sekitar 8,96%.
Selama perdagangan berlangsung, DEWA sempat menyentuh titik tertinggi di Rp740 dengan fluktuasi yang cukup dinamis.
Antusiasme investor terlihat jelas dari volume perdagangan yang mencapai 11.077.355 saham dengan total frekuensi transaksi sebanyak 74.792 kali.
Nilai transaksi yang dibukukan pun tergolong sangat besar untuk awal tahun, yakni mencapai Rp795 miliar.
Baca Juga: Emiten Tambang Ini Mendadak Diborong Awal 2026, Apa Alasannya
Jika ditarik garis ke belakang, reli kenaikan saham DEWA memang sedang dalam momentum yang kuat. Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, harga sahamnya telah terapresiasi sebesar 24,79%.
Bahkan, dalam satu bulan ke belakang, saham ini sudah meroket hingga 55,98%.
Melesatnya harga saham DEWA bukan tanpa alasan. Faktor fundamental yang menjadi bahan bakar utama adalah perolehan fasilitas kredit senilai Rp5 triliun yang didapatkan perusahaan pada Selasa, 30 Desember 2025.
Pinjaman jumbo tersebut dikucurkan oleh dua bank terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Dana segar ini direncanakan untuk mendukung ekspansi bisnis dan memperkuat struktur modal perusahaan dalam menjalankan kontrak-kontrak pertambangan baru.
IHSG Membuka Tahun dengan Rekor Baru
Laju positif saham DEWA juga sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meski agenda kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan bursa dikabarkan batal, IHSG tetap menunjukkan performa impresif.
Indeks dibuka melompat ke posisi 8.676,74 dari penutupan tahun sebelumnya di level 8.646,93. Pada pukul 09.15 WIB, indeks terpantau terus menghijau di level level 8.748.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908
-
Diteken Prabowo - Trump, 1.819 Produk Indonesia Dapat Tarif Nol Persen ke AS
-
Prabowo - Trump Resmi Tandatangani Kesepakatan Perdagangan Resiprokal, Begini Isinya
-
IHSG Berbalik Perkasa pada Jumat Pagi, Kembali ke Level 8.300
-
267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?
-
Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025
-
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
-
BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bank Indonesia Dorong Optimalisasi Rp2.500 Triliun Kredit "Menganggur"