Layanan ini mengingat jauhnya jarak tempuh mayoritas pengguna bandara Sepinggan, untuk mencapai tujuan masing-masing di berbagai Kabupaten dan Kota Kalimantan Timur. Maka dari itu, tempat istirahat sementara sengaja disediakan agar pemudik kembali siap melanjutkan perjalanan sampai tujuan.
"Seperti halnya Bontang dan Sangatta, para pemudik bisa menempuh perjalanan darat berkisar 6-8 jam. Dan dengan adanya posko layanan BUMN saat arus balik ini, mereka bisa istirahat sejenak dan kembali segar untuk perjalanan selanjutnya," ungkap Teguh.
Sama seperti masa mudik lebaran, Posko Mudik BUMN ini merupakan program PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Pupuk Kaltim, berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia dan PT PLN.
Hal ini sebagai bentuk komitmen perusahaan hadir memberikan pelayanan, serta kemudahan bagi masyarakat dalam perayaan hari besar keagamaan.
Bandara SAMS Sepinggan sengaja dipilih sebagai titik strategis, mengingat perannya sebagai bandara tersibuk di Kalimantan Timur yang melayani ribuan penumpang setiap hari.
"Ini bagian dari komitmen BUMN untuk senantiasa hadir bagi masyarakat dalam memberikan manfaat secara optimal. Melalui aksi nyata, Pupuk Kaltim terus berupaya berbuat yang terbaik sesuai perannya sebagai agen pembangunan," jelas Teguh.
Posko layanan arus balik ini menutup rangkaian kepedulian sosial Pupuk Kaltim selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, yang dalam satu bulan terakhir telah direalisasikan pada berbagai sasaran program.
Teguh pun menyebut inisiatif seperti ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan Pupuk Kaltim, sehingga kedepan dapat memberikan dampak positif dengan lebih luas di masyarakat.
"Pupuk Kaltim akan terus menjadi bagian tak terpisahkan di masyarakat, dan komitmen ini tetap kami pegang secara konsisten dalam mendukung pembangunan khususnya di Kalimantan Timur," tutup Teguh.
Baca Juga: KAI Logistik Angkut 2.066 Sepeda Motor dan 433 Ton Barang di Momen Arus Balik Lebaran 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu