Kembangan Kawasan Industri Berikat
Sebagai bagian dari diversifikasi lini bisnis, kawasan pergudangan VAST saat ini tengah mempersiapkan pengembangan kawasan industri berikat di tiga unit gudang modern seluas total 6.000 meter persegi di Bandar Lampung. Kawasan ini dirancang untuk memanfaatkan kedekatannya dengan Pelabuhan Panjang dan ditargetkan menjadi pusat logistik ekspor baru di wilayah Lampung.
Melalui skema kawasan berikat, tenant akan memperoleh berbagai kemudahan kepabeanan serta insentif perpajakan yang kompetitif, menjadikannya pilihan strategis bagi pelaku industri ekspor.
Kawasan pergudangan VAST juga mengundang tenant baru berskala nasional, yaitu perusahaan logistik J&T di bulan Januari 2025. Klien baru menempati unit gudang di dalam kawasan VAST yang dimiliki oleh pihak lain, mengingat tinggi nya tingkat okupansi VAST saat ini.
Perkembangan ini mencerminkan daya tarik kawasan pergudangan VAST dengan fasilitas umum dan layanan keamanan yang berkualitas. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat positioning VAST sebagai mitra andal di sektor logistik dan distribusi, sekaligus memperkuat kawasan industri VAST sebagai hub logistik yang terus berkembang.
Vicky menyebut, ekspansi ke kawasan berikat dan kerja sama dengan tenant besar merupakan langkah strategis yang bukan hanya memperluas portofolio aset, tetapi juga membangun ekosistem industri yang produktif dan berkelanjutan. VAST berkomitmen untuk terus menyediakan solusi logistik terintegrasi yang fleksibel, baik untuk kebutuhan build-to-suit maupun gudang umum
"Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kami sanggup mempertahankan tingkat okupansi aset kami di atas 95 persen. Kami yakin dengan strategi yang tepat, struktur keuangan yang kuat dan inovasi berkelanjutan pada aset pergudangan, VAST akan mampu mempertahankan kinerja keuangan serta menjaga shareholder value di tahun 2025," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan