“Reaktivasi, kemudian pengembangan elektrifikasi jalur kereta di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat,” sambungnya.
Tak hanya reaktivasi 11 jalur kereta saja, KDM juga menyebut soal pengembangan Kereta Rel Listrik (KRL).
Jalur KRL akan mengintegrasikan Cikarang hingga kawasan Industri di Subang.
Dari pengembangan itulah, KDM menyebut akan menggelontorkan dana sebesar Rp 2 Triliun.
“Ingin pengembangan dari Karawang, KRL dari Cikarang terintegrasi ke Karawang, terintegrasi ke Purwakarta, terintegrasi ke kawasan industri di Subang,” ujarnya.
Ya pokoknya dengan total pembiayaan kurang lebih kalau berdasarkan data sekitar Rp 20 Triliun semuanya, kalau dengan jalur KRL,” tandasnya.
Di akhir videonya KDM berharap jika apa yang sudah menjadi rancangan bersama itu bisa terwujud.
“Semoga pikiran dan gagasan ini terwujud,” ucapnya.
“Mudah-mudahan ke depan Jawa Barat terkoneksi dengan jalur kereta api melewati alam yang indah, Gunung yang hijau, sawah yang terhampar luas, laut yang bergemuruh dengan ombaknya,” sambungnya.
Baca Juga: Kemenhub Akui Travel Gelap Masih Berkeliaran Selama Mudik Lebaran, Ini Bahayanya
Daftar Jalur Kereta di Jawa Barat
Jawa Barat memiliki jaringan jalur kereta api yang cukup luas, menghubungkan berbagai kota dan kabupaten dengan peran vital dalam transportasi penumpang dan barang. Berikut adalah daftar jalur kereta api aktif dan reaktivasi di Jawa Barat:
- Jalur Jakarta – Cikampek – Cirebon (Lintas Utara)
- Jalur Jakarta – Bogor – Sukabumi – Cianjur – Padalarang (Lintas Barat Daya)
- Jalur Padalarang – Bandung – Cicalengka (Lintas Tengah)
- Jalur Cibatu – Garut
- Jalur Bandung – Tasikmalaya – Banjar – Kroya (Lintas Selatan Jawa)
- Jalur Cikampek – Purwakarta – Padalarang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Content CreatorDikenakan Zakat Profesi, Ekonom INDEF: Penetapan Bukan Berdasar Popularitas
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik