Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan proyek Bali International Hospital (BIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali bakal diresmikan dalam waktu dekat.
Dalam hal ini, Erick Thohir melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan operasional rumah sakit tersebut.
Proyek yang dibangun PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) ini kini telah memasuki tahap akhir progres fisik yang menandai sudah beroperasinya beberapa fasilitas kesehatan berstandar internasional untuk melayani masyarakat luas.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama PTPP Novel Arsyad beserta jajaran, jajaran direksi dari InJourney, Pertamedika IHC, dan PT Hotel Internasional Sanur Indonesia.
Kehadiran para pimpinan BUMN ini menunjukkan dukungan kuat pemerintah terhadap kehadiran BIH sebagai rumah sakit rujukan utama di Indonesia, sekaligus mendukung transformasi sektor kesehatan dan pariwisata medis nasional.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan BIH merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata PTPP dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.
"Kami memastikan proyek ini berjalan dengan kualitas terbaik, efisien, dan tepat waktu. BIH akan menjadi simbol kolaborasi BUMN dalam menghadirkan layanan kesehatan unggul di destinasi wisata kelas dunia," ujar Joko seperti dikutip, Rabu (22/4/2025).
BIH dirancang sebagai rumah sakit modern dengan konsep healing resort, menggabungkan layanan medis kelas dunia dengan kenyamanan lingkungan alami Bali. Seluruh fasilitas utama kini telah siap digunakan, di antaranya, IGD dengan 12 ruang perawatan dan 4 ruang Tindakan Lalu layanan rawat jalan dan rawat inap dengan total 45 tempat tidur. Kemudian 8 kamar bedah, 4 ruang kateterisasi, 18 ruang perawatan intensif dan 4 ruang NICU. Lainnya yang juga sudah beroperasi adalah layanan unggulan CONGO: Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterohepatology, dan Orthopedics. Ada juga layanan khusus lainnya seperti fasilitas gym rehab khusus untuk pemulihan cedera, terutama bagi atlet.
Yang perlu diketahui juga adalah Bali International Hospital (BIH) yang pertama di Indonesia sebagai rumah sakit yang membuka kesempatan bagi dokter diaspora yaitu dokter berwarganegara Indonesia dari berbagai negara untuk kembali berpraktik di Indonesia. Seperti pada kunjungannya, Menteri BUMN menemui salah satu dokter diaspora yang telah 24 tahun sekolah dan bekerja di Jerman, saat ini kembali ke Indonesia dan menjadi dokter di BIH.
Baca Juga: Masih Konsolidasi, Erick Thohir Minta Semua Pihak Sabar Soal Gebrakan Danantara
Green Building
Berbagai standar, baik nasional maupun internasional telah dikantongi BIH, di antaranya Sertifikasi Green Building dari Green Building Council Indonesia, tersertifikasi BAPETEN untuk bunker onkologi radiasi, serta mengacu pada standar Joint Commission International (JCI) untuk Rumah Sakit Internasional, dan American Society for Testing and Material (ASTM) serta American National Standards Institute (ANSI) untuk pengetesan material utama termasuk fasad bangunan.
Proyek BIH mencakup bangunan seluas 67.465 meter persegi di atas lahan seluas 50.000 meter persegi dengan konsep ruang terbuka lebih dari 60 persen. Proyek ini memiliki luas tapak hanya 36,8 persen.
Selain itu, BIH juga melakukan konservasi lebih dari 50 persen pohon eksisting dengan menyesuaikan tata letak serta desain bangunan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) mengapresiasi, progress pekerjaan konstruksi dari proyek Bali International Hospital yang memiliki kualitas kelas dunia dan fasilitas medis yang lengkap.
"Selamat atas progress pekerjaan konstruksi dari Proyek Bali International Hospital yang tadi saya lihat luar biasa bangunannya bagus sekali dan memiliki kualitas bangunan kelas dunia. Ditambah lagi, fasilitas medis yang memiliki teknologi tinggi," kata AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus