Ratcliffe juga menyebutkan bahwa Tiongkok memiliki kemampuan untuk menyerang AS dengan senjata konvensional, mengancam infrastruktur AS melalui serangan siber, menargetkan aset AS di luar angkasa, dan bercita-cita untuk menggantikan AS sebagai kekuatan utama dalam kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030.
Menurut Ratcliffe, CIA harus merespons ancaman tersebut dengan urgensi, kreativitas, dan keberanian, dan perilisan video-video berbahasa Mandarin ini merupakan salah satu langkah yang diambil dalam upaya tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Keamanan Negara Tiongkok, yang bertanggung jawab atas operasi intelijen domestik, dalam beberapa tahun terakhir juga mengubah citranya menjadi lebih terbuka. Lembaga tersebut aktif membangun kehadiran di media sosial Tiongkok dengan merilis video pendek dan komik strip yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai ancaman terhadap keamanan nasional, termasuk kampanye untuk memperingatkan warga agar tidak menjadi agen mata-mata bagi negara asing dan untuk selalu waspada terhadap upaya spionase.
Berita Terkait
-
Resmi! Erick Thohir Umumkan Beberapa Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Lawan China dan Jepang
-
5 Variety Show China Terpopuler yang Wajib Kamu Tonton Tahun Ini!
-
Media Asing: Pascal Struijk Gabung Timnas Indonesia? Ini Berbahaya!
-
China Murka! Timnas Indonesia Dianggap Arogan dan Sombong
-
5 Rekomendasi Drama China Genre Xianxia yang Diproduksi Stellar Media
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri