Bisa Dibeli di 100 Negara
Sebelumnya, Pi Network kembali mencuri perhatian dunia kripto. Setelah lama dinanti, proyek blockchain ini resmi menggandeng penyedia layanan pembayaran global BANXA dalam skema Know Your Business (KYB).
Kerja sama ini memungkinkan pengguna di lebih dari 100 negara membeli Pi langsung dengan uang tunai, sebuah langkah yang disebut analis kripto Dr. Altcoin sebagai pemain perubahan dalam perjalanan Pi menuju adopsi massal.
Kabar ini menjadi angin segar bagi komunitas Pi yang selama ini menghadapi tantangan dalam mengakses dan menggunakan aset digital tersebut.
Dengan adanya integrasi BANXA, pengguna tak lagi perlu melewati proses rumit yang biasa terjadi di dunia kripto, menjadikan Pi lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
Tak hanya itu, sistem transaksi peer-to-peer dalam ekosistem Pi kini menerapkan verifikasi berlapis. Para pengguna diwajibkan menyelesaikan proses know your customer (KYC) dan menggunakan dompet non-custodial demi menjamin keamanan serta kepatuhan terhadap regulasi internasional yang terus berkembang.
Langkah ini juga dinilai krusial dalam mencegah penipuan dan penyalahgunaan identitas.
Dr. Altcoin juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, bursa-bursa besar seperti BitMart dan HTX diprediksi akan menerima persetujuan KYB tambahan. Perkembangan ini kemungkinan besar akan menjadi sorotan utama dalam ajang Consensus 2025, salah satu konferensi kripto paling bergengsi di dunia.
Baca Juga: Meski Tekanan Jual, Harga Pi Network Bersiap Kembali Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba
-
Wamen ESDM: Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik 2026 Berubah Jadi Sebulan Sekali
-
Satgas PKH Terus Berburu Perusahaan Pelanggar Aturan Pemanfaatan Kawasan Hutan
-
Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Kebocoran Gas Usai, ESDM Ungkap Blok Rokan Mulai Beroperasi Lagi