“Ada kekhawatiran bahwa penerapan minggu kerja 4,5 hari dapat merusak daya saing perusahaan dan memperlebar jurang antara bisnis besar dan kecil,” kata Sohn dalam pertemuan tersebut.
“Kami meminta agar setiap diskusi tentang pengurangan jam kerja wajib menjadi 4,5 hari akan didekati dengan cara yang menghormati otonomi tenaga kerja dan manajemen," tambahnya.
Untuk meredakan kekhawatiran, Lee mengatakan bahwa masalah seperti minggu kerja 4-5 hari tidak akan diberlakukan secara sepihak tetapi akan dilakukan melalui “dialog, persiapan, dan pendekatan bertahapdengan mempertimbangkan perbedaan di seluruh sektor.
“Itu tidak akan terjadi secara tiba-tiba seperti mendeklarasikan darurat militer. Kami akan melakukan dialog publik yang memadai," bebernya.
Meskipun ada upaya untuk meyakinkan, banyak pihak di sektor bisnis tetap waspada. Khususnya, kekhawatiran berkembang bahwa bisnis kecil dan menengah serta subkontraktor diperkirakan akan menanggung beban terberat.
Menurut Federasi UKM Korea, 42,4 persen UKM mengatakan bahwa mereka kesulitan dengan sistem kerja 52 jam per minggu saat ini. Di antara alasannya, 39,6 persen mengidentifikasi kekurangan tenaga kerja sebagai tantangan, diikuti oleh 32,3 persen yang menyebutkan kesulitan dengan penjadwalan yang fleksibel karena pesanan yang tidak dapat diprediksi, dan 20 persen yang menyebutkan peningkatan biaya tenaga kerja dari perekrutan tambahan.
Berita Terkait
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Gen Z Ingin Punya Rumah Impian Sendiri, Gimana Caranya?
-
Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan
-
Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Purbaya: Kami Bantu Dari Sisi Hukum, Tak Akan Ditinggal
-
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Lantik Ketua dan Anggota Dewan Direksi LPEI
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas