Sebagai pelopor industri blockchain di Indonesia, Oscar juga menjadi pemilik gelar dan rekor MURI menjadi orang pertama Master of Blockchain & Digital Currency yang mendukung perannya dalam memajukan teknologi ini di Indonesia.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada William Sutanto, teman dan partner setia yang turut mendirikan INDODAX bersama Oscar Darmawan. Sebagai Co-Founder dan mantan CTO, William telah membangun infrastruktur teknologi INDODAX sejak awal, serta memperkenalkan berbagai inovasi produk dan layanan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Oscar, seluruh pemegang saham, dan jajaran direksi atas kepercayaan yang telah diberikan. Saya juga memohon dukungan dan arahan dari seluruh stakeholder untuk menjalankan tanggung jawab besar ini,” ujar William Sutanto.
Pria asal Semarang ini menegaskan komitmennya untuk membawa INDODAX semakin kompetitif, baik di pasar lokal maupun global.
“Saya menyadari tantangan yang semakin besar, mulai dari kepatuhan regulasi, kondisi pasar, hingga meningkatnya persaingan. Kami akan menghadapi semua itu dengan prinsip kehati-hatian dan strategi yang matang,” tegas William.
William juga menyampaikan keprihatinannya terhadap sentimen negatif terhadap beberapa startup di Indonesia yang gagal dikelola dengan baik.
“Saya memastikan bahwa INDODAX akan terus dikelola secara pruden untuk menjaga kepercayaan konsumen, investor, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Ke depan, William akan mendorong percepatan adopsi teknologi blockchain dan peningkatan literasi kripto secara merata, baik melalui platform online maupun kegiatan offline.
“Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, saya yakin INDODAX dapat menjadi crypto exchange yang semakin terbesar, tepercaya, dan aman di Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: Harga Pi Network Makin Suram di Bawah USD 1, Ini Penyebabnya
Pergantian ini juga mencerminkan kesiapan INDODAX untuk menghadapi tantangan dan peluang baru dalam industri kripto yang dinamis.
Selama masa transisi, operasional perusahaan akan tetap berjalan secara normal, dan INDODAX berkomitmen untuk terus membangun ekosistem kripto yang positif di Indonesia melalui berbagai inisiatif yang relevan.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, perusahaan akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis aset kripto.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram
-
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?
-
IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi