13. Badan Keamanan Laut
14. Kejaksaan Republik Indonesia (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer).
Dengan demikian, jika Djaka tetap ingin menduduki jabatan militer, dirinya harus mundur dari TNI. Nantinya, Djaka akan mulai aktif bekerja di bawah naungan Kementerian Keuangan setelah dilantik oleh Menteri Sri Mulyani.
Kontroversi pengangkatan Djaka sebagai Dirjen Bea Cukai tidak berhenti sampai di situ. Di samping melanggar UU, Djaka diketahui merupakan anggota Tim Mawar yang santer dikaitkan dengan penculikan aktivis 1998 pro-demokrasi.
Letjen TNI Djaka Budhi Utama hingga saat ini masih aktif menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) sejak Oktober 2024. Sebelum itu, dia sempat menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemenhan). Penunjukkan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Panglima TNI pada 14 Juni 2024.
Kopassus jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1990 ini juga pernah menjadi Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) tahun 2021-2023.
Pengangkatan Jaka sebagai Dirjen Bea Cukai bersamaan dengan tren positif penerimaan negara dari sektor tersebut. Melansir Antara, penerimaan negara sektor kepabeanan dan cukai hingga Maret 2025 tercatat Rp 77,5 triliun atau naik 9,6 Persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melaporkan nilai tersebut telah mencapai 25,7 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Total penerimaan dikumpulkan dari bea masuk, bea keluar dan cukai. “Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan signifikan dari penerimaan bea keluar dan cukai,” ucap Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo lewat keterangan resmi dikutip Jumat, 16 Mei 2025.
Menurut Budi, bea keluar mencatatkan penerimaan sebesar Rp 8,8 triliun atau melonjak 110,6 persen secara tahunan (yoy). Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh penerimaan dari produk sawit yang mencapai Rp 7,9 triliun, dipicu oleh kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) global menjadi USD 95 per metrik ton.
Baca Juga: Profil Bimo Wijayanto: Pendidikan, Kekayaan, serta Deretan Jabatan di BUMN dan Pemerintah
Penerimaan juga berasal dari realisasi bea keluar konsentrat tembaga sebesar Rp 807,7 miliar, sejalan dengan terbitnya kebijakan ekspor. Sementara itu, bea masuk mengalami penurunan 5,8 persen (yoy) menjadi Rp 11,3 triliun.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Jadwal Batas Akhir Pemutihan Pajak Kendaraan Jabar 2025 dan 3 Cara Bayar
-
Bimo Wijayanto Dipanggil Prabowo ke Istana: Dirjen Pajak Baru?
-
Bimo Wijayanto dan Letjen Djaka Bantu Sri Mulyani, Benahi Pajak Hingga Amankan Program Nasional?
-
Sah! Prabowo Tunjuk Petinggi TNI Jadi Bos Bea Cukai
-
Prabowo Panggil Bimo Wijayanto ke Istana: Sinyal Kuat Jadi Dirjen Pajak Baru?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif