Terkait pembagian dividen, Vita menjelaskan bahwa keputusan tersebut dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan, prospek industri semen nasional, serta kebutuhan pendanaan jangka panjang.
Hal ini untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kesinambungan investasi.
Selain pembahasan soal manajemen dan dividen, RUPST SIG juga menyetujui langkah strategis dengan membuka lini usaha baru, yakni solusi bata interlock presisi.
Produk inovatif ini merupakan diversifikasi produk turunan semen hijau yang dikembangkan oleh SIG.
Bata interlock ini diklaim memiliki keunggulan efisiensi konstruksi, waktu pengerjaan yang lebih cepat, ketahanan terhadap gempa, serta rendah emisi karbon yang mendukung upaya pengurangan jejak lingkungan.
“Lini usaha baru ini telah melalui studi kelayakan yang dilakukan oleh penilai independen dan dinyatakan layak secara bisnis,” jelas Vita.
Produk bata interlock tersebut diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam mendukung program pemerintah untuk membangun tiga juta rumah, sekaligus menjadi stimulus penting dalam pemulihan sektor bahan bangunan nasional.
Langkah ini menunjukkan komitmen SIG dalam berinovasi sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika pasar yang semakin menantang.
Reshuffle manajemen besar-besaran yang dilakukan diharapkan dapat membawa arah baru bagi SIG agar lebih adaptif dan kompetitif menghadapi persaingan global.
Baca Juga: Emiten Kontruksi Pertambangan PPRE Setujui Tak Bagi Dividen Laba Bersih 2024
Dengan perubahan kepemimpinan dan penambahan lini bisnis baru, SIG berambisi memperkuat posisinya sebagai perusahaan semen terbesar di Indonesia sekaligus menjadi pelopor inovasi di sektor industri bahan bangunan ramah lingkungan.
Berikut susunan dewan komisaris dan direksi perseroan terbaru:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Sigit Widyawan
- Komisaris: Christina Aryani
- Komisaris: Lydia Silvanna Djaman
- Komisaris: Satya Bhakti Parikesit
- Komisaris Independen: Agung Budi Mulyanto
- Komisaris Independen: Saor Siagian
- Komisaris Independen: Ratna Irsana
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Indrieffouny Indra
- Wakil Direktur Utama: Andriano Hosny Panangian
- Direktur Sales dan Marketing: Dicky Saelan
- Direktur Pengembangan Bisnis dan Strategy: Dennis Pratistha
- Direktur Keuangan dan Risk Management: Sigit Prastowo
- Direktur Human Capital: Hadi Setiadi
- Direktur Operasi: Reni Wulandari
Berita Terkait
-
SIG dan PT Timah Karya Persada Properti Kerja Sama Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Hashim Djojohadikusumo Yakin Program 3 Juta Rumah Akan Bantu Atasi Oversupply Semen
-
SIG Catatkan 25 Persen Top Talent Karyawan Perempuan
-
Proyek 3 Juta Rumah Butuh Terobosan, SIG Tawarkan Solusi Ini
-
SMGR Raih Validasi Internasional untuk Target Pengurangan Emisi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina