Suara.com - One Global Capital, perusahaan properti yang dipimpin oleh pengusaha Iwan Sunito, mengumumkan akuisisi lahan strategis di Macquarie Park, Sydney, senilai Rp181 miliar.
Akuisisi ini menandai langkah penting bagi One Global Capital dalam pengembangan proyek hotel mewah senilai Rp750 miliar yang direncanakan akan mengusung konsep kesehatan, keberlanjutan, dan inovasi modular. Proyek ini akan berlokasi di salah satu pusat gaya hidup dan komersial dengan pertumbuhan tercepat di Sydney.
Akuisisi lahan di Macquarie Park ini dibiayai dengan komposisi 60% dari pembiayaan bank dan 40% dari ekuitas One Global Capital. Struktur pembiayaan ini menunjukkan kepercayaan dari pihak perbankan serta kondisi neraca keuangan perusahaan yang solid.
Nilai lahan yang diakuisisi juga menarik perhatian. Saat pertama kali ditawarkan pada tahun 2022, harga lahan ini berada di kisaran Rp120 miliar. Namun, nilai saat ini telah meningkat menjadi Rp181 miliar, mencerminkan transformasi cepat dan kepercayaan pasar yang kuat di area tersebut.
Akuisisi ini turut memperkuat portofolio One Global Capital, yang aset kelolaannya telah tumbuh sebesar Rp1,6 triliun hanya dalam 12 bulan terakhir. Portofolio perusahaan saat ini meliputi:
- One Global Resorts Green Square (Rp1,1 triliun): Sebuah hotel yang diklaim sebagai satu-satunya di Sydney dengan akses langsung ke stasiun kereta bawah tanah, menunjukkan keunggulan aksesibilitas.
- One Global Gallery Eastlakes (saat ini bernilai Rp280 miliar): Sebuah pusat ritel yang baru diakuisisi, menambah diversifikasi aset perusahaan.
- Macquarie Park: Lahan terbaru yang diperuntukkan bagi pengembangan hotel transformatif.
Keberhasilan proses akuisisi lahan di Macquarie Park ini dikonfirmasi oleh Kantor Hukum MurdockCheng, sebuah firma hukum modern yang berbasis di Melbourne dan Sydney CBD. Konfirmasi disampaikan melalui surel pada 16 Mei 2025, dengan bukti transfer penyelesaian pembayaran yang tercatat di PEXA (Property Exchange Australia) Settlement Completion Record, sebuah platform daring yang digunakan untuk menyelesaikan transaksi properti secara elektronik di Australia.
Menurut Iwan, akses Macquarie Park akan semakin meningkat dengan rampungnya jalur kereta Metro yang baru. Fasilitas transportasi ini akan membuat lokasi hotel terbaru One Global Capital hanya berjarak 5 menit ke Chatswood, 10 menit ke Sydney Utara, dan 18 menit ke Sydney CBD. Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi jangka panjang proyek tersebut.
“Macquarie Park merupakan sebuah platform untuk mencapai suatu tujuan yang bersifat global. Proyek hotel terbaru One Global Capital ini akan menjadi jenis hotel baru—mewah, berkelanjutan, dan dirancang khusus untuk mendukung gaya hidup sehat dan terhubung," jelas Iwan Sunito mengenai visi proyek tersebut.
Untuk mengembangkan proyek teranyar ini, One Global Capital berencana untuk segera mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) baru, menyusul persetujuan IMB sebelumnya pada Oktober 2022. Berdasarkan rencana, pematangan lahan akan dilakukan pada Kuartal 3 Tahun 2025, sementara proses konstruksi diharapkan dimulai pada Kuartal 2 Tahun 2026 dan penyelesaian pada Kuartal 2 Tahun 2027.
Baca Juga: PM Australia Anthony Albanese Tiba di Indonesia, Disambut Airlangga dan Sugiono
Iwan Sunito optimistis proyek ini akan sukses, mengingat pengalaman One Global Capital dalam membangun dan mengelola hotel di kawasan Green Square yang kini memiliki tingkat hunian lebih dari 95%. Hotel di Green Square ini juga masih menjadi satu-satunya hotel di Sydney yang terkoneksi langsung dengan stasiun kereta dan hanya berjarak satu halte dari Central serta dua halte dari Bandara, menegaskan pentingnya aksesibilitas dalam keberhasilan properti komersial.
“Semua akuisisi ini tidak bersifat ad hoc. Semuanya merupakan bagian dari strategi yang dimaksudkan agar selaras dengan rencana aksi Go Public kami. Ini tentang membangun momentum dengan tujuan,” kata Iwan Sunito, mengisyaratkan visi jangka panjang perusahaan.
Lebih lanjut, Iwan Sunito mengungkapkan bahwa One Global Capital beruntung mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemodal terkemuka, investor individu dengan kekayaan bersih yang sangat tinggi, dan perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia.
Banyak di antara mereka mengambil saham minoritas secara tertutup. Dukungan yang berkelanjutan ini mencerminkan kepercayaan global yang tumbuh terhadap visi, kepemimpinan, dan kemampuan One Global Capital untuk memberikan pembangunan perkotaan yang transformatif.
Langkah One Global Capital selanjutnya adalah membangun 1.000 mitra investasi aktif pertama untuk menciptakan komunitas yang kuat dan terlibat guna mendorong bisnis menuju kesiapan IPO. “Kami tidak mencari mitra yang pasif, namun aktif, yaitu mereka tertarik mempelajari bagaimana One Global Capital berinvestasi dan mengembangkan aset kelas dunia sambil memberikan hasil bernilai tinggi,” tegas Iwan Sunito.
Ia mengaku sangat puas dengan hasil ketiga portofolio milik One Global Capital saat ini. Green Square telah mencapai tingkat hunian lebih dari 95%, sedangkan One Global Gallery Eastlakes berada di jalur yang tepat untuk tersewa penuh dalam satu bulan ke depan.
Berita Terkait
-
Karena Ini, 1.500 Karyawan Bank Bakal Kehilangan Pekerjaan
-
5 Tips Wisata Ramah Muslim ke Australia yang Nyaman dan Berkesan
-
5 Rekomendasi Sunscreen Australia SPF Tinggi, Kualitasnya Terjamin Pemerintah Negeri Kanguru
-
Dijanjikan Naik Kuda, Prabowo Bujuk PM Australia Anthony Albanese Nginap di Hambalang
-
Ini Hal-hal Penting Kerja Sama RI-Australia Dibahas Prabowo-Albanese: dari Pertahanan hingga UMKM
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI
-
Indonesia Kebanjiran Arus Modal Asing yang Masuk Meski IHSG Anjlok
-
IHSG Hari Ini: Sentimen Positif MSCI dan Bursa Saham Dunia yang 'Kebakaran'
-
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026