Pada koin kuno yang berusia puluhan hingga ratusan tahun, patina terbentuk sebagai lapisan oksidasi alami. Patina memberikan warna khas yang tidak mudah dipalsukan.
Jika koin terlihat sangat bersih atau berkilau, hal ini bisa menjadi tanda bahwa koin tersebut telah dipoles untuk meniru keasliannya.
4. Tanda Keausan
Koin asli yang sudah lama beredar umumnya menunjukkan tanda-tanda keausan alami, terutama pada bagian desain yang paling menonjol.
Keausan ini harus terlihat wajar dan konsisten dengan usia koin. Sebaliknya, koin palsu sering kali memiliki pola keausan yang tidak konsisten atau tampak terlalu baru dan mulus.
5. Tahun Produksi
Penting untuk memastikan tahun produksi koin guna menghindari koin palsu. Tahun produksi pada koin kuno asli sesuai dengan catatan sejarah, berbeda dengan koin palsu yang sering menampilkan tahun secara asal.
6. Kualitas Bahan dan Teknik Pembuatan
Koin asli biasanya dibuat dengan metode seperti penempaan atau pengecoran, sehingga menghasilkan variasi ukuran dan tekstur yang unik. Proses ini menciptakan tampilan yang autentik dan unik pada setiap koin.
Baca Juga: Harga Koin Kuno Indonesia Tahun 1000 Disebut Mencapai Jutaan, Harta Karun?
Sebaliknya, koin palsu dibuat menggunakan teknik pencetakan modern dengan bahan logam yang kurang berkualitas, sehingga mudah dikenali jika diperiksa dengan teliti.
7. Ukuran dan Dimensi
Mengukur diameter dan ketebalan koin juga penting untuk dilakukan. Besar kemungkinan bahwa koin palsu memiliki dimensi yang sedikit berbeda dari spesifikasi resmi.
Anda bisa menggunakan timbangan digital dan alat ukur kaliper bisa membantu mencocokkan dimensi fisik koin dengan referensi.
Sebelum membeli, periksa gambar dan informasi koin dari sumber resmi, seperti situs bank sentral atau lembaga numismatik terpercaya. Ini membantu Anda membandingkan tampilan koin yang ingin dibeli dengan versi resminya.
Gunakan Bantuan Teknologi Modern
Selain memperhatikan ciri-ciri fisik, penggunaan teknologi modern juga sangat disarankan untuk memeriksa keaslian koin kuno, seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Stok Beras Bulog Menumpuk Bisa Rugikan Negara
-
DPR Telah Jadwalkan 'Fit and Proper Test' Calon Deputi Gubernur BI Keponakan Prabowo
-
Emiten IRSX Jadikan Konser Hybrid Jadi Ladang Cuan Baru
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor
-
Purbaya Serang Balik Ekonom usai Kritik Keponakan Prabowo Masuk BI: Dia Iri
-
Kabar Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur BI Dorong Rupiah Jatuh ke Level Rp 16.956
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Bocoran Purbaya: Tukar Jabatan Wamenkeu dan BI Terjadi Sebelum Februari
-
Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Segini Gajinya