Tujuan utamanya adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, yang tercermin dari stabilitas nilai tukar dan inflasi yang terkendali. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia memiliki tiga pilar utama.
Pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Bank Indonesia menggunakan berbagai instrumen, seperti suku bunga acuan (BI-Rate), operasi pasar terbuka, dan rasio cadangan wajib minimum, untuk mengendalikan jumlah uang beredar dan inflasi.
Kedua, Bank Indonesia juga berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Hal ini dilakukan melalui pengawasan dan pengaturan bank, serta pengelolaan sistem pembayaran yang efisien dan aman. BI juga bertindak sebagai lender of last resort bagi bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas.
Ketiga, Bank Indonesia turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui koordinasi kebijakan dengan pemerintah dan lembaga terkait. Koordinasi ini penting untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan berkelanjutan.
Sebagai bank sentral, Bank Indonesia terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan ekonomi global.
Bank Indonesia terus mengembangkan inovasi dalam sistem pembayaran, memperkuat pengawasan terhadap sektor keuangan, dan meningkatkan efektivitas kebijakan moneter untuk mewujudkan stabilitas ekonomi Indonesia.
Dengan demikian, Bank Indonesia memainkan peran sentral dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang
-
BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya