Andy Lala, yang komunitasnya beranggotakan 450 mitra aplikator layanan kendaraan umum, menyoroti manfaat besar penggunaan BBG.
"Jumlah kami baru 450 karena banyak yang belum tahu manfaatnya," kata Andy.
Padahal, penggunaan BBG dapat menekan biaya bahan bakar hingga 55% dibandingkan dengan Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Tadinya beban bahan bakar Rp 300-400 ribu per hari sekarang pakai BBG Rp 170 ribu per hari. Jadi kalau sebulan jalan 400 km dengan tarif Rp 5.000 per kilo maka pendapatan mitra Rp 20 juta dengan penghematan Rp 6,6 juta per bulan," ungkap Andy.
Penghematan ini sangat signifikan, bahkan salah satu mitra aplikator menyebutkan dapat menambah keuntungan pengemudi taksi online hingga Rp 3 juta bahkan Rp 6 juta-an per bulan.
"Lumayan untuk nambah bayar cicilan mobil dan nambah dapur ngebul," ucapnya.
Bahan Bakar Gas (BBG) menjadi solusi energi alternatif yang semakin populer di tengah isu lingkungan dan kebutuhan energi yang meningkat.
BBG, seperti CNG (Compressed Natural Gas) dan LPG (Liquefied Petroleum Gas), menawarkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar fosil cair seperti bensin dan solar.
Penggunaan BBG berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca dan polusi udara perkotaan. Selain itu, BBG seringkali lebih ekonomis, mengurangi biaya operasional kendaraan dan industri.
Baca Juga: Strategi Marketing 5.0 PGN Dorong Lonjakan Pendaftaran Pelanggan Gas Bumi
Pemerintah dan berbagai pihak terus mendorong penggunaan BBG melalui insentif dan pengembangan infrastruktur pengisian bahan bakar.
Dengan adopsi yang lebih luas, BBG berpotensi menjadi pilar penting dalam transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri