Emiten kode saham BNI berada di peringkat 1064. Perusahaan plat merah meraih keuntungan yang cukup tinggi dengan kinerjanya yang tidak diragukan.
6.Bayan Resources
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat posisi tinggi berkat margin keuntungan besar dari ekspor batu bara dan efisiensi operasional yang unggul. Perusahaan berada di peringkat 1.220 dalam daftar Forbes.
7.Amman Mineral International
Perusahaan tambang tembaga dan emas yang mengelola tambang Batu Hijau dan menjadi salah satu penopang penting Indonesia dalam pasokan logam strategis dunia. Amman pun masuk daftar Forbes dengan peringkat 1436.
8.Chandra Asri Petrochemical
Chandra Asri Petrochemical menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes dengan peringkat 1.685.Perusahaan ini juga tengah membangun kompleks petrokimia kedua berskala besar untuk memperluas kapasitas produksi
9.PT Alamtri Resources
PT Alamtri Resources menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes. Perusahaan yang dikenal sebagai eksportir batu bara utama, kini juga melakukan diversifikasi ke energi baru dan sektor aluminium untuk
memperkuat keberlanjutan bisnisnya.
Baca Juga: Ribuan Buruh Sritex Kehilangan Pekerjaan, Kekayaan Pemilik Justru Melambung?
10.PT DCI Indonesia
PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang hadir sebagai perusahaan infrastruktur digital terutama di segmen data center krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
11.PT Adaro Andalan Indonesia
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk(AADI), merupakan perusahaan batu bara thermal yang sudah memisahkan diri dari ADRO. Perusahaan berada di peringkat 1986
12.PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
Perusahaan masuk daftar lewat bisnis properti dan layanan kesehatan, dengan jaringan rumah sakit Siloam dan pengembangan township di berbagai kota besar di Indonesia. PT Lippo Karawaci ada di peringkat 1998.
Sementara itu peringkat pertama dihunii oleh Bank terbesar di Amerika, JPMorgan, berada di peringkat. Hal ini menjadi tahun ketiga berturut-turut, memimpin 612 perusahaan yang berbasis di AS dalam daftar tersebut.
Raksasa teknologi seperti Amazon dan Microsoft serta raksasa internasional Saudi Aramco dan Industrial and Commercial Bank of China tetap menjadi anggota tetap 10 besar, sementara Nvidia terus naik peringkat ke posisi ke-47 tahun ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar