Suara.com - Sebuah proses pendidikan yang maksimal dengan perencanaan matang yang dikawinkan dengan kemajuan teknologi membuat hasil kualitas dari SDM dari Taruna dan Taruni Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten menjadi incaran perusahaan pelayaran, tidak hanya di dalam negeri namun juga Internasional. Di antaranya PT. Samudera Daya Maritim dan PT. Augustea Intcrews Indonesia.
Dikatakan oleh Crewing Operation Department Head II PT. Samudera Daya Maritim, Mudhofir, bahwa untuk dapat praktek di tujuh kapal yang dimilikinya, perusahaannya memberikan persyaratan yang sangat ketat.
Bahkan seorang Chief Manager dari Singapura turun langsung datang ke Poltekpel Banten untuk menyeleksi para kandidat yang akan praktek di kapal. Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas terbaik bagi taruna dan taruni yang akan magang.
“Kami melihat selama magang, para anak-anak (Poltekpel Banten) ini sangat taat terhadap peraturan perusahaan. Tidak ada isu mereka ingin pulang, kangen rumah dan lainnya, itu tidak ada. Para taruna-taruni ini tangguh, praktiknya tepat waktu, dan para pengawasnya sangat puas dengan hasil kerja mereka,” katanya, Senin (16/6/2025).
Dan secara keseluruhan, Mudhofir mengaku puas dengan hasil pendidikan yang telah dilakukan oleh Poltekpel Banten.
Sebab pihaknya tidak pernah kecewa dengan para taruna-taruni yang magang di perusahaannya, bahkan dirinya berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan berkembang di waktu yang akan datang.
Secara resmi pihaknya sudah bekerja sama dengan Poltekpel Banten sejak Awal 2024, di bidang rekrutmen kadet untuk praktek darat dan laut teknik atau mesin.
“Tidak hanya untuk praktek kerja lapangan atau magang, namun ada beberapa taruna lulus dari perguruan tinggi di bawah pengawasan BPSDM Perhubungan ini sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan yang berbasis di Singapura ini,” katanya.
Pada kesempatan terpisah, Founder and CEO PT. Augustea Intcrews Indonesia, Angga L. Eldrianto mengatakan hingga saat ini pihak sangat puas dengan output yang dihasilkan oleh para Taruna dan Taruni Poltekpel Banten yang magang ataupun bekerja di tempatnya.
Baca Juga: Pelaku Usaha Pelayaran Sebut Pelaut Sering Hadapi Kesehatan Mental
Dan setiap tahun, pihaknya melalukan perekrutan karyawan, di mana sebagaian besarnya dari Perguruan Tinggi dibawah pengelolaan BPSDM Perhubungan, Kementerian Perhubungan, yang salah satunya Poltekpel Banten.
“Saat ini juga sudah ada seorang Kadet Prada (Praktek Darat) yang akan selesai magangnya akhir bulan ini. Karena memiliki kualitas dan kompentensi yang sangat baik, maka sebelum lulus taruna tersebut telah kami tawari posisi untuk bekerja sebagai karyawan tetap di PT. Augustea Intcrews Indonesia. Dan setelah dia kembali ke Kampus untuk menyelesaikan studinya dan di wisuda pada akhir bulan September mendatang maka dia akan bekerja kepada kami,” katanya.
Dengan contoh tersebut, pria yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan SDM Maritim INSA mengaku puas dengan kualitas pendidikan yang dihasilkan oleh Poltekpel Banten.
Tidak hanya untuk Kadet Prada, PT. Augustea Intcrews Indonesia juga akan melakukan penyerapan taruna dan taruni magang untuk Kadet Prala (Praktik Laut) yang akan disalurkan kepada para kliennya, yang mayoritas perusahaan asing.
“Kami berharap kerjasama dengan Poltekpel Banten dapat terus terjalin. Dan kami memiliki Poltekpel Banten dikarenakan masih satu regional dengan perusahaan kami. Sehingga jika membutuhkan SDM Pelaut kami hanya tinggal datang, menyeleksi dan melakukan proses perekrutan,” katanya
Pemanfaatan Teknologi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T