Suara.com - Superapp Wondr by BNI menjadi jawaban atas kebutuhan nasabah bank pelat merah ini dalam menggunakan layanan perbankan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah memasukkan dua rekening di aplikasi Wondr BNI. Dengan memiliki dua rekening, pengaturan finansial nasabah pun bakal menjadi lebih mudah. Misalnya dengan menjadikan salah satu rekening untuk transaksi harian, sementara yang lain untuk menyimpan dana darurat.
Sebelum memasukkan dua rekening, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan membuat akun di aplikasi Wondr dengan langkah – langkah berikut.
1. Masukin nomor HP kamu. Pastiin nomornya milik pribadi yang masih aktif dan lagi dipakai di HP yang ter-install wondr.
2. Lakukan verifikasi identitas. Foto e-KTP asli, atau masukin Nomor dan PIN Identitas Kependudukan kalau pakai IKD.
3. Lakukan verifikasi wajah. Posisiin wajah sejajar dengan kamera depan HP lalu ikutin instruksi yang ada di layar.
4 Masukin email yang aktif. Pakai email pribadi agar bisa dapat notifikasi seputar transaksi dan keamanan akun kamu.
5. Buat PIN wondr. Buat PIN 6 digit untuk keamanan transaksi. Pastiin hanya kamu yang tahu dan selalu ingat.
6. Buat password untuk login. Ikutin persyaratan pembuatan password login agar keamanan akun makin terjaga.
Langkah di atas digunakan untuk satu rekening Kamu. Jika kamu ingin membuka satu tabungan lagi, maka untuk menambahkan rekening di Wondr yang sama lakukan langkah – langkah berikut.
Baca Juga: Natasya Elvira Bawa Magis di Java Jazz Festival 2025
1. Login ke aplikasi Wondr by BNI.
2. Buka menu profil di aplikasi Wondr Kamu.
3. Pilih Pengaturan Rekening.
4. Tekan Tambah Rekening Baru.
5. Pilih opsi BNI
6. Ikuti proses verifikasi, dalam hal ini siapkan KTP elektronik.
7. Setelah verifikasi, rekening kedua akan langsung muncul dan bisa dipilih sebagai tujuan transfer.
Program Rejeki Wondr BNI 2025
Tidak sekadar memudahkan Anda dalam bertransaksi, nasabah Wondr juga akan diuntungkan dengan Program Rejeki Wondr BNI 2025. Melansir laman resmi BNI, Rejeki wondr BNI adalah program undian sebagai bentuk apresiasi untuk Nasabah BNI yang memiliki rekening Emerald Saving dan Taplus (Valas, Bisnis Perorangan, Taplus Muda, Taplus Anak).
Nasabah BNI secara langsung berkesempatan mendapatkan kupon undian untuk memperoleh beragam hadiah, melalui peningkatan saldo dan transaksi. Semakin tinggi saldo dan semakin banyak transaksi, semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah.
1. Periode pengumpulan kupon : 01 April 2025 - 31 Januari 2026.
2. Pengundian akan dilakukan 2x selama periode program.
3. Pengundian Tahap 1 : Agustus 2025.
4. Pengundian Tahap 2 : Februari 2026.
Cara mendapatkan kupon undian Rejeki wondr BNI, sebagai berikut :
1. Nasabah BNI melakukan aktivasi wondr.
2. Nasabah baru dengan setoran awal minimum Rp 5 juta akan mendapatkan 5 kupon (berlaku kelipatan).
3. Nasabah lama dengan saldo rata-rata minimum Rp 5 juta/bulan akan mendapatkan 5 kupon (berlaku kelipatan) dengan maksimum kupon yang didapatkan sebanyak 10.000 kupon.
4. Kenaikan saldo rata-rata minimum Rp 500 ribu/bulan akan mendapatkan tambahan 5 kupon (berlaku kelipatan).
5. Menukarkan BNI POIN+ atas transaksi di wondr, dimana 1 Kupon setara dengan 1.000 BNI POIN+.
Penambahan Kupon dapat dilihat di aplikasi wondr by BNI pada awal bulan berikutnya. Tak hanya itu, BNI juga menawarkan keuntungan tambahan bagi Nasabah yang belum memiliki tabungan dan Kartu Kredit BNI. Nasabah bisa membuka tabungan dan mengajukan Kartu Kredit langsung melalui click button "Buka Rekening & Download wondr by BNI" di atas, serta menikmati berbagai promo eksklusif dari BNI. Beragam promo yang bisa dinikmati antara lain voucher belanja hingga Rp50.000 langsung dari aplikasi Wondr dan diskon sampai Rp300.000 ketika belanja di SOGO.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Solusi Pencairan BSU Jika Tidak Memiliki Rekening Bank Himbara
-
Daftar Rekening Bank yang Bisa Digunakan Pencairan BSU 2025
-
3.443 Rekening Penunggak Pajak Diblokir Pemerintah, Anda Salah Satunya?
-
Kemnaker Cairkan BSU Hari Ini untuk 2,4 Juta Penerima, Buruan Cek Rekening
-
Seabank: Biaya Admin Bulanan, Fee Transfer, dan Minimal Setoran Awal
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang