Suara.com - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, bersama Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggarwira didapuk sebagai Komisaris anak usaha PT PLN (Persero) yaitu PT PLN Energi Primer Indonesia atau PLN EPI.
Anggawira pun membenarkan dirinya ditunjuk sebagai Komisaris PLN EPI. Dirinya ditunjuk sebagai pengawas di PLN EPI sejak Juni lalu.
"Akhir Juni lalu (ditunjuk sebagai Komisaris)," ujar Anggawira kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Dirinya menyebut, pengangkatan sebagai komisaris juga berbarengan dengan Wamen Taufik Hidayat. "Ya betul bareng (Taufik Hidayat)," kata Anggawira singkat.
Profil Anggawira
Perjalanan karier Anggawira banyak bersinggungan dengan sektor energi. Sejak 2020, ia dipercaya sebagai Tenaga Ahli Komisi Pengawas di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas)—lembaga strategis yang berperan dalam mengawasi eksplorasi dan eksploitasi migas di Tanah Air.
Tak berhenti di sana, Anggawira juga memegang posisi kunci sebagai Presiden Komisaris JSK Gas Industries sejak 2022, serta Presiden Komisaris PT Tirta Energi Cemerlang sejak 2024. Dua perusahaan ini bergerak di bidang energi dan infrastruktur pendukung, menegaskan keterlibatannya dalam mendorong akselerasi sektor energi nasional.
Pada 2024, kariernya semakin menguat dengan penunjukan sebagai Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), posisi yang menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi dari pemerintah terhadap kapasitas dan integritasnya dalam menyusun strategi dan kebijakan energi berkelanjutan.
Sebelumnya, Anggawira juga sempat menjadi bagian dari lingkungan BUMN. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Krakatau Pipe Industries anak usaha PT Krakatau Steel pada periode 2021 hingga 2023. Di sana, ia turut mendorong efisiensi, transformasi bisnis, serta sinergi antara industri baja dan energi.
Baca Juga: Daftar Kontroversi Ade Armando yang Jadi Komisaris PLN Nusantara Power
Profil Taufik Hidayat
Nama Taufik Hidayat telah lama melegenda di dunia bulu tangkis Indonesia. Lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 10 Agustus 1981, Taufik sudah menunjukkan minat dan bakatnya di cabang olahraga tersebut sejak usia dini. Kepiawaiannya di lapangan menjadikannya salah satu atlet bulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Namun pada tahun 2013, Taufik memutuskan untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai atlet. Pertandingan terakhirnya berlangsung di ajang Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, di mana ia menelan kekalahan dan menandai akhir dari perjalanan panjangnya di dunia olahraga profesional.
Tak lama setelah pensiun, Taufik tetap aktif di bidang olahraga dengan menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) pada periode 2016–2017. Kemudian, ia dipercaya menjadi staf khusus di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun 2017–2018, menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional dari balik layar.
Taufik kemudian menjajal dunia politik. Pada 2018, ia bergabung sebagai kader Partai Demokrat, namun keterlibatannya dalam partai berlambang mercy itu tidak berlangsung lama. Ia memilih mundur dan beristirahat dari panggung politik.
Namun pada Pemilu Legislatif 2024, Taufik kembali mencoba peruntungannya di dunia politik. Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Gerindra dari daerah pemilihan Jawa Barat II, meskipun pada akhirnya gagal melenggang ke Senayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam