Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu hasil uji coba mengenai skema program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Rencananya, Kopdes mendapatkan skema penjaminan pembiayaan oleh Dana Desa.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan skema pembiayaan dana desa ini bisa menyempurnakan model bisnis koperasi tersebut.
"Nanti kita lihat dulu. Karena masih tahap piloting, justru ini kesempatan untuk saling melengkapi, saling mengisi, saling berinteraksi agar model bisnis yang sedang disusun dan dicontohkan ini benar-benar bisa menghasilkan yang baik dan pada gilirannya berkelanjutan," kata Ketua OJK Mahendra Siregar di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Kata dia, pemodelan proses bisnis koperasi yang akan didukung pembiayaan. Khususnya oleh sektor perbankan masih smasih dilakukan tahap percontohan (piloting).
"Ini kami akan tentu memperoleh informasi lebih banyak mengenai hal ini, pada gilirannya memberikan dukungan agar jika diperlukan pembiayaan, dan katakanlah dukungan fasilitas lainnya, keuangan, dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan good governance dan secara prudent," katanya.
Dia menambahkan langkah pembentukan kopdes tersebut bisa berpotensi memperkuat ekonomi desa. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kalau yang disampaikan bahwa dalam waktu hari-hari ini akan ada penuncuran piloting dari Koperasi Desa Merah Putih. Dan dalam hal itu dilakukan suatu piloting ataupun modeling dari proses bisnis yang bisa dilaksanakan oleh koperasi-koperasi itu," bebernya.
"Yang kemungkinan juga memperoleh dukungan pembiayaan dari perusahaan keuangan, terutama dari perbankan," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyebut dari 80.000 koperasi desa (kopdes) merah putih baru 100 kopdes yang siap beroperasi. 100 kopdes merah putihitu telah ada di 38 provinsi.
Baca Juga: Koperasi Bangun Hunian Flat di Menteng, Bisakah Jadi Solusi Rumah Mahal? Begini Kata Wamenkop
Ia menjelaskan, 100 kopdes merah putih itu, telah memiliki bentuk model usaha hingga kepengurusan, sehingga tinggal beroperasi.
"Ada, diperkirakan yang sudah daftar jadi, sudah memenuhi persyaratan, sudah ada 100 lebih,"imbuhnya.
Ia menuturkan, Kopdes Merah Putih harus memenuhi persyaratan jika memang beroperasi. Misalnya, bilang Zulhas, suatu desa harus memiliki agen pupuk, agen LPG 3 kg, gerai sembako, hingga truk untuk logistik.
Ada mobil truknya. Nanti bantu ngangkut gabah, ngangkut jagung, setor ke Bulog itu ada untungnya. Ada truknya, ada juga mobil kecil dari desa-desa masuk ke Kopdes Itu ada mobil kecilnya," ucapnya.
Kemudian, Zulhas melanjutkan, desa juga harus memiliki kantor pos untuk menyalurkan bantuan dari pemerintah. Lalu, ada Kantor Bulog untuk kerja sama pembelian bahan pangan, serta akses perbankan.
"Agar lebih dekat, kita untuk memotong rentenir. Rentenir-rentenir, tengkulak-tengkulak, sementara sembako untuk memotong rantai pasok yang panjang," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Stok Pangan dan Energi Aman di Tengah Konflik Global
-
LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat
-
Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026
-
Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang
-
Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700
-
Jasa Marga Tebar Diskon Tarif Tol 30%, Catat Jadwalnya
-
Jasa Marga Operasikan 4 Jalan Tol Secara Fungsional Selama Mudik, Ini Daftarnya
-
Jasa Marga Siapkan Rest Area di 62 Titik Selama Mudik Lebaran 2026
-
Pegadaian Hadirkan Lagi Program Gadai Bebas Bunga, Solusi Pendanaan Cepat untuk Masyarakat