Awalnya, booking.com tidak bisa memasang iklan di koran lokal di Belanda (De Telegraaf), karena koran tersebut hanya menerima nomor telepon sebagai kontak.
Sementara Booking telah menggunakan website. Pada 2005, Booking.com menambah kantor operasional di Inggris, Prancis, Spanyol, Portugis, dan Jerman untuk memperluas jangkauan pasarnya di Eropa. Karena perkembangan dan potensialnya menarik, Booking.nl mulai dilirik pemain besar, yakni Priceline Group.
Pada tahun yang sama, The Priceline Group membeli perusahaan ini dengan nilai USD133 juta dan kemudian berkolaborasi dengan ActiveHotels.com, sebuah situsreservasi online di Eropa yang sebelumnya telah diakuisisi.
Dari sinilah, url website kembali berganti menjadi Booking.com. Integrasi Booking dan ActiveHotels rupanya terbukti membantu Priceline Group memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, dari rugi USD19 juta pada 2002 menjadi profit USD1,1 miliar pada 2011.
Kisah akuisisi Booking.com disebut-sebut menjadi kisah akuisisi terbaik dalam sejarah internet, sebab saat itu tidak ada akuisisi pada sektor digital travel yang mencatatkan keuntungan serupa.
Pada 2010-2012, perusahaan meluncurkan aplikasi untuk iOS, Android, Windows, dan Kindle Fire. Melansir Skift (10/12), Booking.com juga mengubah standar situs reservasi online pada masanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
-
Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya