Suara.com - JPMorgan dikabarkan tengah mempertimbangkan ekspansi besar ke layanan pinjaman yang dijamin langsung oleh aset kripto klien, termasuk Bitcoin dan Ether (ETH). Kabar ini dilaporkan oleh Financial Times, yang mengutip sumber-sumber yang familiar dengan masalah tersebut.
Jika lingkungan regulasi kripto di bawah pemerintahan Trump semakin mendukung, JPMorgan berpotensi meluncurkan pinjaman yang dijamin kripto ini paling cepat tahun depan. Langkah ini menandai perubahan signifikan bagi bank yang secara tradisional sangat berhati-hati terhadap aset digital.
Pergeseran Sikap JPMorgan di Bawah Jamie Dimon
Dikutip melalui Coinbase, JPMorgan selama ini mash membuka potensi yang memungkinkan klien untuk meminjam dengan jaminan Exchange-Traded Fund (ETF) kripto, seperti iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock. Namun, fase berikutnya ini akan semakin menunjukkan komitmen dan sikap terbuka mereka terhadap aset digital.
Menurut laporan terkait, langkah ini bisa dianggap sebuah pergeseran yang menarik di bawah kepemimpinan CEO Jamie Dimon, yang delapan tahun lalu secara kontroversial melabeli Bitcoin sebagai "penipuan". Minggu lalu, Jamie Dimon juga menyatakan bahwa banknya berencana untuk lebih terlibat dalam stablecoin, meskipun ia mempertanyakan kegunaan praktisnya dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional.
Langkah JPMorgan ini bisa menjadi indikasi semakin besarnya adopsi kripto di institusi keuangan besar, seiring dengan evolusi regulasi dan penerimaan pasar terhadap aset digital. Sayangnya, hingga kini JPMorgan belum memberikan tanggapan apapun terkait hal ini.
Berita Terkait
-
Bitcoin Tembus ATH 123.000 Dolar AS, Pintu Gelar Trading Competition
-
OKX Catat Dana Pengguna Aset Kripto Tembus Rp463 Triliun
-
5 Solusi Terlanjur Galbay, Data Terbaru Ungkap Makin Banyak Pinjol Sengaja Tidak Dibayar
-
103 Kopdes Merah Putih Jadi Percontohan, Pemerintah Klaim Bisa Gantikan Pinjol hingga Tengkulak
-
Saham COIN Andrew Hidayat Meroket 337 Persen dalam Sekejap, Bikin Heboh Pasar!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra