Suara.com - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menerima kunjungan (courtesy call) General Manager Türk Loydu, badan klasifikasi asal Turki di Kantor Pusat BKI, Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral kedua badan klasifikasi dan negara.
Direktur BKI R. Agus Doddy Dwisagita mengatakan kunjungan ini juga membahas kerjasama yang bakal dilakukan oleh perusahaan. Apalagi, BKI tengah berfokus untuk peningkatan sertifikasi perkapalan.
" Pertemuan ini sekaligus bekerja sama strategis dalam bidang Klasifikasi kapal, Sertifikasi industri, serta pengembangan sumber daya manusia," katanya, ditulis Minggu (27/7/2025).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi kolaborasi teknis dan peningkatan kapasitas institusi melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Pertemuan ini juga menjadi langkah awal dalam memperluas jejaring kerja sama internasional dan memperkuat peran BKI sebagai Badan Klasifikasi Nasional yang berdaya saing global.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara BKI dan Türk Loydu dapat berkembang lebih erat dalam mendukung kemajuan industri maritim nasional dan internasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM