Suara.com - Bank Aladin Syariah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Penandatanganan ini merupakan bagian dari rangkaian Tasyakur Milad Setengah Abad MUI yang mengusung tema "MUI Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat dan Keharmonisan Bangsa".
Kolaborasi strategis ini menjadi tonggak penting dalam mendorong literasi keuangan syariah yang lebih inklusif, relevan, dan berbasis digital bagi seluruh lapisan masyarakat.
Nota Kesepahaman (MoU) mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama strategis, antara lain penyelenggaraan kegiatan literasi keuangan syariah, dukungan terhadap aktivitas muamalah sesuai dengan prinsip syariah dan dakwah kemaslahatan umat dan bangsa, hingga edukasi dan sosialisasi terkait fatwa fatwa keagamaan.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pengembangan sumber daya manusia serta dukungan terhadap program strategis yang sejalan dengan misi kedua belah pihak.
"Sebagai bank digital syariah, kami percaya bahwa inklusi keuangan syariah hanya dapat terwujud bila masyarakat memiliki akses yang luas, cepat, dan relevan terhadap informasi dan layanan keuangan. Sinergi dengan MUI akan memperkuat peran Bank Aladin Syariah sebagai penggerak keuangan syariah berbasis digital yang menjangkau umat hingga ke pelosok negeri, sejalan dengan semangat berkhidmat untuk kemaslahatan umat dan keharmonisan bangsa," ujar Koko Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah ditulis Selasa (29/7/2025).
"MUI meyakini bahwa literasi keuangan syariah merupakan fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang memahami prinsip muamalah dan mampu mengakses layanan keuangan sesuai syariah. Kerja sama dengan Bank Aladin Syariah sebagai mitra digital strategis membuka peluang lebih luas dalam menyampaikan dakwah dan edukasi ekonomi syariah secara cepat dan efektif. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus berkhidmat demi kemaslahatan umat dan keharmonisan bangsa," ujar Dr. H. Rofiqul Umam Ahmad, S.H., M.H., Ketua Panitia Milad MUI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia.
Sebagai pionir bank digital syariah di Indonesia, Bank Aladin Syariah menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang mengutamakan kecepatan, kemudahan, dan akses tanpa batas.
Melalui inovasi teknologi dan pendekatan digital-first, Bank Aladin Syariah berkomitmen untuk menjembatani umat dengan layanan perbankan syariah yang inklusif, efisien, dan dapat diakses kapan pun dan di mana pun, termasuk dalam mendukung penyebaran edukasi dan literasi syariah secara masif.
Kemitraan ini menandai langkah awal dari kolaborasi jangka panjang dalam membangun pemahaman dan praktik keuangan syariah yang tidak hanya selaras dengan nilai-nilai Islam, tetapi juga relevan dengan gaya hidup digital masyarakat Indonesia masa kini.
Baca Juga: Dulu Rugi, Bank Aladin Catatkan Laba Bersih Rp 83,1 Miliar di Semester I 2025
Sejalan dengan semangat Milad MUI untuk berkhidmat demi kemaslahatan umat dan keharmonisan bangsa, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi nasional yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara