Suara.com - Emiten bahan bangunan, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mencatatkan kinerja positif yang memukau sepanjang semester I 2025. IMPC berhasil meraup pendapatan sebesar Rp1,9 triliun, melonjak 5,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,8 triliun.
"Kami bersyukur dapat mencatat pertumbuhan yang solid di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Kami terus berupaya menjaga konsistensi dalam kualitas layanan dan produk sebagai bagian dari komitmen kami kepada pelanggan. Pendekatan ini membantu kami mempertahankan kepercayaan pasar dan memperkuat posisi kami, khususnya di pasar domestik,” ujar Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo, Kamis (31/7/2025).
Kinerja positif ini tak hanya terlihat dari pendapatan. Laba bersih IMPC juga naik 8,4%, dari Rp273 miliar menjadi Rp296 miliar. Tak ketinggalan, EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) turut tumbuh 5,4%, dari Rp449 miliar pada semester I 2024 menjadi Rp473 miliar di tahun ini.
Pencapaian luar biasa ini, menurut manajemen, terutama ditopang oleh ketahanan pasar domestik yang tetap solid di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Dengan hasil di paruh pertama ini, Perseroan optimis dapat memenuhi target tahun 2025, yaitu penjualan sebesar Rp4,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp600 miliar.
Kunci keberhasilan IMPC tak lepas dari langkah strategisnya. Pada bulan Juli lalu, PT Alcoseven Cipta Pratama, entitas anak Perseroan, resmi ditunjuk sebagai distributor eksklusif untuk produk Aluminium Composite Panel (ACP) Seven. Penunjukan ini memperkuat lini distribusi IMPC di segmen fasad bangunan dan melengkapi portofolio ACP yang sebelumnya sudah ada, seperti Alcotuff dan Decobond. Ini berarti konsumen kini punya pilihan produk yang lebih beragam.
Tak hanya itu, IMPC juga siap meluncurkan dua produk baru tahun ini yakni triplex, PV celuka foam board yang dirancang sebagai alternatif modern pengganti triplek dan decobond Decorative Panel dan Alvera Wall Stone, panel dinding dekoratif yang terbuat dari PVC dengan motif menyerupai marmer.
“Kami percaya kedua produk baru ini dapat menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang, sekaligus memperkuat posisi kami sebagai perusahaan yang berorientasi pada inovasi dan solusi,” tambah Haryanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat