Suara.com - Aplikasi trading aset kripto dan saham AS, Pluang memberikan pemahaman atau literasi keuangan tentang teknik-teknik dasar investasi terhadap remaja di Rusunawa Marunda. Hal ini agar para remaja bisa punya bekal bagaimana cara untuk menjadi investor.
Literasi keuangan investasi ini diajarkan kepada para remaja melalui aplikasi Pluang, dengan berinvestasi pada kelas aset seperti Emas, Saham AS dan ETF, Reksa dana, serta Crypto.
Para remaja ini juga akan belajar secara langsung bagaimana cara berinvestasi dan trading untuk membangun masa depan mereka.
"Kami berharap inisiatif ini memberikan dampak langsung dan membuka peluang baru bagi para remaja, sekaligus memicu efek domino yang kuat menuju perubahan dan pemberdayaan di masa depan," ujar Direktur Pemasaran dan Komersial Pluang, Andreas Agung Hendrawan di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Selain itu, Peluang juga memberikan dukungan finansial bagi remaja kurang mampu yang tinggal di Rusunawa Marunda melalui Yayasan Meek Nusantara.
Melalui inisiatif terbaru ini, para penerima manfaat mendapatkan dukungan finansial untuk mengembangkan berbagai keterampilan diri yang sesuai dengan impian mereka, seperti pelatihan vokasi, pelatihan olahraga futsal, serta kursus komputer hingga bahasa Inggris.
"Dengan total donasi sebesar Rp200 juta, program ini menjangkau 20 penerima manfaat yang telah dipilih secara saksama melalui proses kurasi ketat oleh Yayasan Meek Nusantara dan Pluang," kata Andreas.
Selain literasi keuangan, Pluang juga bekerja sama dengan SuperCoolBen untuk membekali para remaja terpilih dengan pelatihan media sosial yang relevan dengan kebutuhan dunia digital saat ini. Dalam sesi tersebut, Ben memberikan tips bagaimana membangun eksistensi di media sosial, serta tetap konsisten di hari-hari awal.
Inisiatif ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi bagian dari perjalanan panjang Yayasan Meek Nusantara dalam membina dan membangun lingkungan positif bagi para remaja di Rusunawa Marunda, salah satu wilayah yang selama bertahun-tahun kerap diasosiasikan dengan tingkat kerawanan sosial yang tinggi, mulai dari putus sekolah, keterbatasan akses, hingga kedekatannya dengan lingkaran kriminalitas dan isu judi online (judol).
Baca Juga: Ternyata Aset Kripto Bisa Turunkan Biaya Pengiriman Uang Para TKI
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?