Suara.com - Qoin Digital Indonesia menggandeng lembaga switching nasional ALTO Network untuk memperkuat sietem layanan QRIS. Kolaborasi ini akan memperkuat integrasi sistem Qoin dengan ekosistem pembayaran nasional, khususnya dalam penyelenggaraan layanan QRIS.
Sebagai penyedia layanan QRIS yang sudah aktif sejak tahun lalu, Qoin berkomitmen mendorong inklusi keuangan melalui digitalisasi pembayaran, terutama bagi sektor UMKM.
Kehadiran ALTO diharapkan dapat memperluas jalur konektivitas transaksi, sehingga merchant merasakan kecepatan, stabilitas, dan keandalan yang lebih baik dalam menerima pembayaran QRIS dari berbagai penyedia jasa keuangan.
"Sejak awal menjadi penyelenggara QRIS, visi kami adalah menghadirkan pembayaran digital sebagai sarana pemberdayaan ekonomi nasional. Kerja sama dengan ALTO merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi teknologi, agar transaksi QRIS semakin lancar, aman, dan menjangkau lebih banyak masyarakat," ujar Direktur Utama Qoin Digital Indonesia, Ari Stefanus di Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Dalam kerja sama ini, ALTO akan berperan sebagai penghubung (switching) yang mengintegrasikan sistem Qoin dengan ekosistem pembayaran nasional.
Kolaborasi ini bukan hanya meningkatkan kapasitas transaksi, tetapi juga memperluas jangkauan merchant, mulai dari kota besar hingga ke pelosok daerah.
Sebagai perusahaan pionir switching di Indonesia, ALTO memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan layanan konektivitas pembayaran yang cepat, aman, dan efisien bagi perbankan maupun penyelenggara sistem pembayaran.
Dengan dukungan ALTO, proses settlement transaksi QRIS di Qoin dapat berjalan lebih optimal.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya Qoin dalam mendukung program nasional digitalisasi sistem pembayaran Bank Indonesia, khususnya percepatan penggunaan QRIS di seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: OJK Masih Bimbang Jadikan Kripto Alat Pembayaran Sah di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu