Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggagas Program Sekolah Rakyat, sebagai upaya untuk menyediakan akses pendidikan gratis dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, dengan tujuan utama memutus mata rantai kemiskinan dan mendorong mobilitas sosial. Program ini pun mendapat dukungan penuh dari PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dukungan ini berupa pembangunan infrastruktur jalan.
“Fokus membangun infrastruktur jalan di beberapa titik daerah, Brantas Abipraya berkomitmen akan berperan aktif mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, memastikan ketersediaan infrastruktur dasar yang memadai untuk optimalisasi program yang menjadi inisiatif strategis nasional Presiden Prabowo,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Ditambahkan Dian, Sekolah Rakyat dibangun di berbagai daerah, termasuk daerah terpencil, untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa infrastruktur jalan saat ini yang sedang dikerjakan diantaranya adalah Jalan Tol Akses Patimban. Brantas Abipraya terus memperkuat perannya dalam pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan melalui pengerjaan Jalan Tol Akses Patimban Paket 2 di Subang, Jawa Barat. Sebagai salah satu BUMN konstruksi, Brantas Abipraya memiliki peran strategis dalam mewujudkan konektivitas yang lancar dan efisien.
Tak henti berupaya mendukung Program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, BUMN Karya ini terus membangun infrastruktur nasional. Salah satunya melalui Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Paket Lot 3 Pantai Serang – Sumberbersih Blitar, Jawa Timur yang saat ini sedang dikerjakan BUMN Karya ini. Pembangunan JLS Lot 3 ini menjadi wujud nyata peranan aktif BUMN ini untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua kalangan, terutama mereka yang kurang mampu. Brantas Abipraya menjadi salah satu aktor penting dalam program ini, selain membangun konstruksi sekolah, BUMN Konstruksi berperan menyediakan infrastruktur pendukung fasilitas sekolah.
“Dengan pengalaman Brantas Abipraya dalam proyek infrastruktur, kami berkomitmen dapat memberikan kontribusi dalam hal efisiensi waktu, biaya, dan kualitas pekerjaan. Agar pembangunan dan renovasi Sekolah Rakyat dapat tuntas tepat waktu,” tutup Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.***
Berita Terkait
-
Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?
-
Cak Imin: Sekolah Rakyat Dapat Menjadi Inspirasi Bagi Sekolah-sekolah Lain
-
Prabowo Beri Hormat kepada Guru Sekolah Rakyat, 'Saya Bangga dengan Kalian Semua!'
-
Presiden Prabowo Umumkan 100 Sekolah Rakyat Berdiri, Siap Tambah 65 Lagi Bulan Depan
-
Di Hadapan Ribuan Guru Sekolah Rakyat, Prabowo Singgung 'Antek Asing' yang Ogah Indonesia Bangkit
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026