Suara.com - Masyarakat kembali memberikan komentar pedasnya mengenai Aplikasi BYOND milik Bank Syariah Indonesia (BSI) yang alami gangguan.
Lantaran, nasabah mengalami kesulitan bertransasi saat menggunakan aplikasi tersebut.
Gangguan ini membuat sebagian pengguna merasa terganggu dalam melakukan transaksi harian.
Apalagi, mereka tidak bisa masuk ke aplikasi Byond sejak kemarin siang.
Dia pun gagal masuk dan muncul keterangan sistem maintenance hingga diminta untuk login ulang di aplikasi tersebut.
"Kami telah percayakan ke BSI dalam hal transaksi keuangan setidaknya BSI juga lebih maksimal Melayani nasabah.. sudah sering sekali byond ini error dan itu sangat buat kami terganggu ," ujar salah satu nasabah di kutip dari akun @ys_rio, Selasa (2/9/2025).
Tidak hanya itu, nasabah pun kesulitan mengambil gajian yang sudah diterimanya.
Sebab, beberapa gajian nasabah ditaruh pada perbankan syariah tersebut.
"Byond by bsi kenapa sih dari kemaren ga bisa mulu, mana ga ada uang cash. Pliss lah benahin. Jangan langganan error mulu," tulis akun @zhulfa_hk.
Baca Juga: Aplikasi BYOND Eror, BSI Sarankan Nasabah Gunakan ATM
Selain itu, nasabah meminta agar BSI untuk mengatasi gangguan di aplikasi BYOND tersebut.
Apalagi, nasabah ingin melakukan transaksi keuangan tetapi masih terhambat.
"Gimana sih kemaren-kemaren suruh pindah ke byond giliran dah pindah malah sering error nih, mau login bsi mobile lagi malah suruh beralih ke byon bisanya. Gimana sihhhhh nyusahin mau bayaran sekolah nih, ga banyak atm bsi disiniiiiii," kata @mnaa_brs.
Bahkan, ada nasabah sudah mengeluhkan eror aplikasi ini selama dua hari. Tentunya gangguan ini membuat masyarakat merasa kesusahan untuk bertransaksi.
"Bikin emosi aja aplikasi byond by bsi ini kampretttttttttt udah 2 hari terus itu uang aku apa kabar di rekening itu g abisa dipake apa-apa," imbuh akun @calcullus.
Sementara itu, pihak BSI pun meminta maaf atas layanan dan fasilitas yang membuat nasabah terganggu. Perbankan berjanji akan menangani gangguan dari aplikasi BYOND.
Berita Terkait
-
BSI Gandeng Prudential Syariah, Perluas Layanan Bancassurance
-
Jukir Liar di Menteng Panik jika Ada Rekrutmen JakParkir: Kita Kan Kerja Bareng di Sini
-
Rahasia Bisnis F&B Sukses: Tingkatkan Loyalitas Pelanggan Lewat Teknologi Digital
-
2 Aplikasi HyperOS 3 Bocor, Bisa Dicoba di HP Xiaomi Sekarang!
-
4 Cara Mematikan Rekomendasi Aplikasi di HP Xiaomi, Lebih Bersih dan Ringan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Punya Pengalaman Danareksa Hingga Pertamina
-
PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025
-
AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research Gelar Diskusi Mengupas Masa Depan Media
-
Karier Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mengundurkan Diri Imbas Geger MSCI
-
Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026
-
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih
-
3 Pejabat OJK Tiba-tiba Mundur, Salah Satunya Mahendra Siregar
-
Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan