- Kopenhagen, Denmark, menempati posisi teratas Indeks Kelayakan Huni Global EIU 2025 dengan skor sempurna 100
- Kota-kota Eropa Barat, Asia, dan Australia masih dominan dalam daftar hunian paling nyaman di dunia
- Indonesia belum masuk daftar kota layak huni, menunjukkan perlunya peningkatan fasilitas publik
Suara.com - Indeks Kelayakan Huni Global EIU 2025 merilis daftar negara dengan memiliki hunian yang paling nyaman di dunia.
Dalam hal ini, Denmark menjadi negara teratas untuk hunian yang paling banyak diminati di dunia.
Dilansir dari Economist Inteligence, Jumat (5/9/2025), Kopenhagen yang berada di negara Denmark meraih posisi teratas dalam Indeks Kelayakan Huni Global EIU 2025.
Hal ini mengakhiri dominasi Wina selama tiga tahun yang selalu menempati posisi teratas.
Adapun, Kopenhagen meraih skor sempurna 100 untuk wilayah yang memiliki stabilitas, pendidikan, dan infrastruktur yang nyaman untuk ditinggali.
Apalagi, Indeks EIU menilai 173 kota di seluruh dunia berdasarkan 30 indikator, yang dikategorikan menjadi stabilitas, layanan kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur.
Skor rata-rata tahun ini tetap tidak berubah dari tahun lalu, yaitu 76,1 dari 100.
Dalam hal ini, kota-kota di Eropa Barat dan Asia terus mendominasi peringkat teratas. Melbourne berada di posisi keempat, diikuti Sydney dan Adelaide yang juga masuk dalam sepuluh besar. Kota-kota terkemuka lainnya tersebar di wilayah negara Jepang, Selandia Baru, dan Kanada.
Selain itu, kota-kota di Amerika Utara tetap menjadi tempat tinggal yang sangat diminati, dengan 21 kota melaporkan tingkat kelayakan hidup tertinggi.
Baca Juga: Jadi Pusat Ekonomi Timur Jakarta, Pengembangan Properti Mulai Bergeser Garap Hunian di Karawang
Namun, Indonesia tidak masuk negara yang punya lokasi tempat tinggal nyaman untuk mendirikan rumah.
Hal ini membuat Indonesia masih berusaha keras dalam memperbaiki fasilitasnya jika ingin menjadi negara yang memiliki hunian layak.
Lantaran, kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara sudah mencatat peningkatan paling signifikan dalam kelayakan hidup secara keseluruhan.
Terutama didorong oleh kemajuan dalam layanan kesehatan dan pendidikan di kota-kota di Arab Saudi dan UEA.
Berikut 10 kota yang memiliki hunian ternyaman di dunia :
- Kopenhagen-Denmark
- Wina-Austria
- Zurich-Swiss
- Melbourne-Australia
- Jenewa-Swiss
- Sydney-Australia
- Osaka-Jepang
- Auckland-Islandia Baru
- Adelaide-Australia
- Vancouver-Canada
Berita Terkait
-
Kenapa Pengusaha Properti Kian Agresif Bangun Kota Mandiri di Pinggir Jakarta?
-
Jakarta 'Tumbuh ke Atas': Pramono Anung Ungkap Rencana Gedung Layanan Publik Berbalut Hunian
-
Kenapa Pasar Properti Mewah Laris Manis?
-
Swancity Telah Genlontorkan Investasi Rp 1,2 Triliun Bangun Kawasan Hunian
-
Proyek HWB Sasar Keluarga Berpenghasilan Rendah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar
-
Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak
-
Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was
-
OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar
-
Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif
-
Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!
-
Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat
-
Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung
-
Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG
-
Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI